Manhaj Salafi Membuka AIB Sesama Muslim

Sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلِ اْلإِيْمَانُ قَلْبَهُ، لاَ تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِيْنَ، وَلاَ تَتَّبِعُوْا عَوْرَاتِهِمْ، فَإِنَّهُ مَنِ اتَّبَعَ عَوْرَاتِهِمْ يَتَّبِعِ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَوْرَاتِهُ، وَمَنْ يَتَّبِعِ اللهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ فِي بَيْتِهِ“Wahai sekalian orang yang beriman dengan lisannya dan iman itu belum masuk ke dalam hatinya5. Janganlah kalian mengghibah kaum muslimin dan jangan mencari-cari/mengintai aurat6 mereka. Karena orang yang suka mencari-cari aurat kaum muslimin, Allah akan mencari-cari auratnya. Dan siapa yang dicari-cari auratnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya di dalam rumahnya (walaupun ia tersembunyi dari manusia).” (HR. Ahmad 4/420, 421,424 dan Abu Dawud no. 4880. Kata Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Abi Dawud: “Hasan shahih.”)
Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma menyampaikan hadits yang sama, ia berkata, “Suatu hari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar, lalu menyeru dengan suara yang tinggi:يَا مَعْشَرَ مَنْ أَسْلَمَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يُفْضِ اْلإِيْمَانُ إِلَى قَلْبِهِ، لاَ تُؤْذُو الْمُسْلِمِيْنَ، وَلاَ تُعَيِّرُوْهُمْ، وَلاَ تَتَّبِعُوْا عَوْرَاتِهِمْ، فَإِنَّهُ مَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَةَ أَخِيْهِ الْمُسْلِمِ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ، وَمَنْ يَتَّبِعِ اللهُ عَوْرَتَهُ، يَفْضَحْهُ وَلَوْ فِي جَوْفِ رَحْلِهِ“Wahai sekalian orang yang mengaku berislam dengan lisannya dan iman itu belum sampai ke dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, janganlah menjelekkan mereka, jangan mencari-cari aurat mereka. Karena orang yang suka mencari-cari aurat saudaranya sesema muslim, Allah akan mencari-cari auratnya. Dan siapa yang dicari-cari auratnya oleh Allah, niscaya Allah akan membongkarnya walau ia berada di tengah tempat tinggalnya.” (HR. At-Tirmidzi no. 2032, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullahu dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, hadits no. 725, 1/581)
Dari hadits di atas tergambar pada kita betapa besarnya kehormatan seorang muslim. Sampai-sampai ketika suatu hari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memandang ke Ka’bah, ia berkata:مَا أَعْظَمَكِ وَأَعْظَمَ حُرْمَتَكِ، وَالْمُؤْمِنُ أَعْظَمَ حُرْمَةً عِنْدَ اللهِ مِنْكِ“Alangkah agungnya engkau dan besarnya kehormatanmu. Namun seorang mukmin lebih besar lagi kehormatannya di sisi Allah darimu.”7
Karena itu saudariku… Tutuplah cela yang ada pada dirimu dengan menutup cela yang ada pada saudaramu yang memang pantas ditutup. Dengan engkau menutup cela saudaramu, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menutup celamu di dunia dan kelak di akhirat. Siapa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala tutup celanya di dunianya, di hari akhir nanti Allah Subhanahu wa Ta’ala pun akan menutup celanya sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:لاَ يَسْتُرُ اللهُ عَلَى عَبْدٍ فِي الدُّنْيَا إِلاَّ سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ“Tidaklah Allah menutup aib seorang hamba di dunia melainkan nanti di hari kiamat Allah juga akan menutup aibnya8.” (HR. Muslim no. 6537)
Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.1 Jami’ul Ulum Wal Hikam (2/291).
2 Baik seseorang yang disebarkan kejelekannya itu benar-benar terjatuh dalam perbuatan tersebut ataupun sekedar tuduhan yang tidak benar.
3 Jami’ul Ulum Wal Hikam (2/293), Syarhul Arba’in Ibnu Daqiqil Ied (hal. 120), Qawa’id wa Fawa`id minal Arba’in An-Nawawiyyah, (hal. 312).
4 Syarhul Arba’in An-Nawawiyyah, Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (hal. 390-391).
5 Yakni lisannya menyatakan keimanan namun iman itu belum menancap di dalam hatinya.
6 Yang dimaksud dengan aurat di sini adalah aib/cacat atau cela dan kejelekan. Dilarang mencari-cari kejelekan seorang muslim untuk kemudian diungkapkan kepada manusia. (Tuhfatul Ahwadzi)
7 Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi no. 2032
8 Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullahu berkata: “Tentang ditutupnya aib si hamba di hari kiamat, ada dua kemungkinan. Pertama: Allah akan menutup kemaksiatan dan aibnya dengan tidak mengumumkannya kepada orang-orang yang ada di mauqif (padang mahsyar). Kedua: Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan menghisab aibnya dan tidak menyebut aibnya tersebut.” Namun kata Al-Qadhi, sisi yang pertama lebih nampak karena adanya hadits lain.” (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, 16/360)
Hadits yang dimaksud adalah hadits dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:إِنَّ اللهَ يُدْنِي الْمُؤْمِنَ فَيَضَعُ عَلَيْهِ كَنَفَهُ وَيَسْتُرُهُ فَيَقُوْلُ: أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا، أَتَعْرِفُ ذَنْبَ كَذَا؟ فَيَقُوْلُ: نَعَمْ، أَيْ رَبِّ. حَتَّى إِذَا قَرَّرَهُ بِذُنُوْبِهِ وَرَأَى فِي نَفْسِهِ أَنَّهُ هَلَكَ، قَالَ: سَتَرْتُهَا عَلَيْكَ فِي الدُّنْيَا، وَأَنَا أَغْفِرُهَا لَكَ الْيَوْمَ. فَيُعْطِي كِتَابَ حَسَنَاتِهِ …“Sesungguhnya (di hari penghisaban nanti) Allah mendekatkan seorang mukmin, lalu Allah meletakkan tabir dan menutupi si mukmin (sehingga penghisabannya tersembunyi dari orang-orang yang hadir di mahsyar). Allah berfirman: ‘Apakah engkau mengetahui dosa ini yang pernah kau lakukan? Apakah engkau tahu dosa itu yang dulunya di dunia engkau kerjakan?’ Si mukmin menjawab: ‘Iya, hamba tahu wahai Rabbku (itu adalah dosa-dosa yang pernah hamba lakukan).’ Hingga ketika si mukmin ini telah mengakui dosa-dosanya dan ia memandang dirinya akan binasa karena dosa-dosa tersebut, Allah memberi kabar gembira padanya: ‘Ketika di dunia Aku menutupi dosa-dosamu ini, dan pada hari ini Aku ampuni dosa-dosamu itu.’ Lalu diberikanlah padanya catatan kebaikan-kebaikannya…” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
 

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalamualaikum wr wb

ini adalah block quote postingan grup abu-abu yang saya ambil dari sini yang sering mengaku grup nya lah yang paling benar, yang sering membuka dan membeberkan aib orang lain, yang sering dengan mudah mengkafirkan kaum muslim lain nya.

Postingan postingan abu abu ini belakangan makin tak enak dibaca, kebiasaan mereka menghujat, mengkafirkan, memojokkan ummat Islam lainnya, tak bisa didiamkan. Karena itu kita perlu konfirmasi manhaj grup dagelan ini, bagian mana nya yang ABU ABU ini anggap sesat. Karena postingan-postingan seperti ini berpotensi memecah belah ummat. Mengaku ini Fatwa Ulama, Ulama yang mana? Ulama yang punya wewenang apa? harus jelas.

Kita tinggal di negeri yang punya hukum jelas, sesat tidaknya suatu kelompok itu ditentukan oleh Departemen atau Kepolisian. Karena itu lewat forum ini, kami minta konfirmasi, mana keputusan Pemerintah RI yang menyatakan Jemaah Tabligh ini aliran sesat atau balik saya yang akan laporkan anda ke Kepolisian RI dengan tuduhan pencemaran NAMA BAIK. Saya tau jelas Identitas anda, Posisi anda, Mesjid tempat anda ta’lim. Tinggal Jemput.

Namun sebelum persoalan ini melebar silahkan anda beri konfirmasi sejelas jelasnya.

Sebagai saksi-saksi saya undang blogger-blogger yang muda, yang juga punya ilmu, ustadz punya kefahaman dalam agama, juga pemuka blogger yang juga punya gelar abu agar kita diskusi, laki laki mau pun perempuan yang ada di bloghosphere bener ga speling nya? yang dari barat, timur tengah, dari sumatera selatan, jawa barat dan juga ada wartawan pembual.

Sekedar mengingatkan bahwa AGAMA ISLAM bukan milik Manhaj ANDA, dan bukan menurut mau anda, AGAMA ISLAM milik ALLAH, kelompok yang menyalah gunakan AGAMA akan berhadapan dengan YANG MEMILIKI AGAMA, ALLAHU AKBAR………..

AGAMA ISLAM berjalan menurut maunya ALLAH dan RASUL NYA

Kami menunggu konfirmasi definisi sesat yang anda gembar gemborkan berdasarkan keputusan atau Fatwa Majelis Ulama Indonesia dan Fihak Kepolisian Republik Indonesia

85 Tanggapan ke “Manhaj Salafi Membuka AIB Sesama Muslim”

  1. danalingga Berkata:

    Weleh, apa-apaan ini? :evil:

  2. jurig Berkata:

    way to go …. :) … salut lagi wak …

    *btw, kok pembual-nya nge-link ke tempatku … hehehehehe* :D

  3. No Karkun Berkata:

    Ngesmosi nih yeee….! Mau ngajak berantem kok pake hadits sih? Kata orang rois, nggak nyunnah tuh!

  4. manusiasuper Berkata:

    Sabar pak…

    Sabar…

    Kita buktikan saja, siapa yang lebih bermanfaat bagi orang lain…
    Kita, atau abu-abu itu…

  5. 9racehime Berkata:

    hmmmm…bukannya saya mau ngbela satu sisi…
    saya juga ga nyalahin kalo para abu-abu
    itu punya pendapat mereka sendiri..ato bahwa wak abdul juga punya pendapat nya sendiri, sjk indonesia menjadi negara bebas utk menginspirasikan pendapatnya,,sah2 ajalah,,namun wak abdul sudahlah..bersabarlah,,,kalo wak abdul menganggap abu2 itu terlalu menuding ato offensse yg lain, jgn di tanggapi pake emosi juga…tar malah ndak ada habis2nya..itu sih menurut saya…
    *sok wise=mode on*
    toh namanya manusia wadahnya kesalahan, makanya kita hrs slg mengoreksi…
    pisss….cinta damai… :-)

  6. 9racehime Berkata:

    ehh..perasaan itu link yg saya masukin dh bener…
    sang abu-abu
    lha ko itu nyambungnya malah ke url wak abdul??
    aneh deh….

  7. Herianto Berkata:

    Mas, numpang nimbrung ya :

    Mengamati sejumlah gagasan, diskusi dari postingan dan komentar di blogsphire (wordpress) ini saya menilai :

    [1] Ada orang2 yang katanya tak suka dengan pihak yang selalu merasa benar [sendiri], tapi dia sendiri [secara tak sadar, acap juga] terseret di karakter merasa benar sendiri yang dikritiknya tsb.

    [2] Ada orang2 yang gosipnya tak suka dengan fenomena bergolong2an dalam Islam (hizb) tapi dia sendiri bertahan di golongan yang dia sebut sebagai golongan para ulama [nya] sendiri.

    [3] Ada orang2 yang katanya tak suka dengan politik [dalam pengertian sempitnya "siasat"], tapi di sendiri tak mampu menghindari karakter politik [kotor] yang katanya dia tak suka tersebut di kehidupan dan tingkah polahnya sehari2.

    [4] Berkaitan dengan penilaian thdp salah satu jema’ah, kadang2 kita meng-generalisir karakter dari satu, dua oknum dari jema’ah tsb, lalu mem-vonis sedemikianlah pada umumnya orang2 di jema’ah tsb.

    Saya setuju bahwa apa yang dilakukan oleh teman2 salafy kurang arif dalam menilai orang2 yang di luar dirinya. Tapi memang sebaiknya semua kita mesti berkaca,” Ummat ini hampir2 menjadi seperti buih, banyak jumlahnya, tapi tak banyak manfaatnya…”

    Lihatlah dengan jujur, apakah saya, anda atau ntah siapa pun orang nya.
    Menurut saya, “Semua kita ada kadar utk tmasuk seperti itu”.

    Berkaca, bermuhasabah di setiap marhalah amal2 kita, ini yg terbaik ktimbang mengutamakan saling menyerang ssama aktivis.

    Yang jelas2 salah justru mereka2 yang banyak omong, suka teriak2, merasa hebat sendiri dgn akalnya saja, tapi tidak juga bertambah amal baiknya. Ini yg parah.

    Saya kira, teman2 JT, HT, Tarbiyah, Salafy, dan ada juga sedikit dari teman liberal, dengan kehanifan masing2, akan dan semoga menuju ke arah/cita2 yg sama. dalam perjuangannya.

  8. antosalafy Berkata:

    Mengapa Anda terlalu panas, geram, dan kegerahan membaca blog saya? Ya maaf-maaf saja jika Anda tersinggung atau tidak terima dengan postingan saya yang keras dan tidak bada-basi kepada kelompok bid’ah semacam jamaah tablig/kompor/ndableg/tanpa ilmu. Namun, perlu diketahui oleh semua bahwa saya memposting artikel yang ditulis para ustadz ahlus sunnah dan juga fatwa dari para ulama ahlus sunnah, serta tidak ada sedikit pun dendam pribadi saya kepada jamaah tabligh (atau kelompok “dakwah” lainnya yang menyelisihi sunnah) karena memang saya tidak ada urusan dunia terhadap mereka. Walhasil, tentu tidak ada tulisan emosi pribadi dalam potingan saya karena semua merujuk kepada Alquran dan Hadits sesuai pemahaman salafus shaleh. Dan itu semua dilakukan demi memperingatkan umat Islam dari bahaya ahlul bid’ah beserta kesesatan-kesesatannya. Coba bandingkan dengan tulisan Wak AbdulSomad di atas, pertama-tama sih menukil hadits-hadits yang diriwayatkan atau disyarah oleh ulama ahlus sunnah, tapi ujung-ujungnya kok malah ngajak tawuran, nglaporin ke polisi karena pencemaran nama baik atau yg semisalnya. Tampak kemarahan yang mendalam karena kelompoknya dibongkar kedok kesesatannya. Ini tidak bisa disembunyikan wak abdulsomad dalam tulisan di paragraf-paragraf akhir. Jika tidak terima dikritik maka datangkan dalil dan perkataan ulama ahlus sunnah serta bukti yang akurat tentang kebenaran Jamaah Tabligh–jika kelompok sesat jamaah tabligh ini berada di atas manhaj ahlus sunnah wal jamaah! Tetapi, kami yakin seyakin-yakinnya Anda tidak akan mampu memberikan hujjah. Betapa banyak komentar yang mengalir di blog saya dari para pengikut jamaah tabligh, dan tidak satu pun dari mereka yang mengajak diskusi secara ilmiah, namun kebanyakan hanyalah menceritakan pengalaman pribadi masing-masing ketika bersama jamaah tabligh. Apakah yang seperti ini kalian–wahai para jamaah tabligh–namakan ilmiah? Ada satu memang yang sedikit “ilmiah”, tetapi salah dalam pengambilan dalil dan salah pula dalam menempatkan perkaranya sehingga menjadi rancu dan ngawur.

    Finally, saya adalah manusia yang tidak luput dari kesalahan dan tidak ma’shum dari dosa. Maka kekeliruan tetap saja ada pada diri saya ya mohon dikritik dan diluruskan dengan alasan yang logis dan disertai dalil (Alquran dan hadits shahih seperti apa yang dipahami salafush shaleh). Insya Allah saya dimudahkan untuk kembali kepada kebenaran. Semoga Allah menunjuki kita semua.

  9. ABe Berkata:

    sementara ikut di belakang wak somad :P

  10. MUslim Berkata:

    Mas, kalau mau dakwah ya dakwah aja yang bener. Jangan bikin fitnah dan menciptakan keadaan menjadi kisruh. Saya juga gak ada simpati dengan sikap anda ini. masak pembual ente jadiin sebagai saksi. aneh ibnu ajaib. (geleng-geleng kepala….)

  11. abdulsomad Berkata:

    Assalamualaikum wr wb
    @Antosalafi

    Cuplikan Hadits diatas adalah nasehat dari orang yg telah lebih dulu ambil usaha dalam Manhaj Salafi.

    Semestinya orang2 terdahulu ini menjadi contoh prilaku bagi pengikutnya. Tapi pada kenyataan antum bersama rekan salaf lain nya dalam menulis blog hanya mengulas keburukan orang lain, itu kah yg diajarkan oleh pendahulu (orang tua) anda?

    Saya saran kan anda menghapus postingan yang akan membuat anda dan teman teman anda susah.

    Sebagai bahan masukan buat anda dan teman2 salafi lainnya, dari Polres Jakarta Timur, dari Markas Brimob Kelapa Dua, Manhaj yang anda bilang sesat ini tiap minggu telah dikirim rombongan Tabligh.

    Dan siang ini tgl 4 Juli 2007, postingan anda telah saya buat kan print out (Hard Copy) dan telah saya diskusikan dengan WAKAPOLRES Jakarta Timur. Kami telah mencatat Nomor Telepon dan Lokasi (Pondok Gede) tempat Kelompok Salafi melaksanakan Kegiatan Taklim. Dan sesegera mungkin kami pun akan melacak keberadaan anda.

    Saran saya, sebaiknya anda hapus postingan-postingan yang berpotensi membuat perpecahan tersebut. Atau anda akan dibuat susah karena nya.

    Terimakasih.

  12. azaytun Berkata:

    :)

  13. Heri Setiawan Berkata:

    Yaa… gitu deh…
    Saya saja panas dibuatnya… SANGAT TIDAK MENDIDIK sih menurut saya (baca lagi ya :menurut saya…)

    Ini mungkin saya sampaikan berkali2…
    Jangan nilai sesuatu dari manhaj atau organisasi ya, tujukan kepada “person”nya saja… karena saya mengenal salafy tidak seperti yang disampaikan antosalafy… pake gelar2an segala padahal rasulullah dan para shahabat tidak memakai gelar2 tersebut…

    Saya kira salafy.wordpress.com lebih enak dan lebih menyejukkan…

  14. abujedi.t35.com Berkata:

    wah payah kalah berhujjah lapor polisi. Harusnya kalau kalah itu ngaku kalah dan menerima kebenaran. Salut buat pak anto.

  15. Shelling Ford Berkata:

    jangan lapor polisi dulu wak :D
    ntar kalo ada apa2, dituntut balik malah repot.
    kalem aja…
    nyantai…
    nabi aja dimaki2 juga nyantai kok ;)
    nanti kalo “mereka” nyikat duluan, baru dihajar gantian :P

    *ngasah tombak dan bersiap2*

    eits… “pemuka blogger yang juga punya gelar abu”
    sounds interesting, huh? ;)

  16. nereids Berkata:

    numpang promo situsku mumpung lagi ramenereids sites

  17. nereids Berkata:

    numpang promo situsku mumpung lagi ramehttp://nereids.t35.com

  18. cK Berkata:

    *liat komen atas*
    shelling ford :lol: :lol: :lol:
    gaya banget lu joe wakakakakkk…

    btw wak, nice posting ;) mudah-mudahan bisa membuka mata mereka hehehehe… :P

  19. Lee Shan-in Berkata:

    Wak, sabar aja kalau bertindak. Kudu dipikir baik-baik, bijaksana… Tapi kritik wak ada baiknya juga. ^^

    Pokoknya jangan kepala panas, ya. ^^

    Hidup wak somad~

  20. the23wind Berkata:

    saya cuma berdoa, jangan sampai pecah perang sesama sodara seiman, tanda2 kehancuran umat niy…bisakah qta saling mengayomi dan menjadikan ISLAM sebagai rahmat bagi semesta alam dan umatnya?

  21. adebiasa Berkata:

    Assalamu’alaikum
    Sebenarnya, Manhaj salaf itu adalah baik dan benar.
    Karena definisi salaf adalah tunduk dan patuh kepada Allah swt dengan mengikut pada Rasulullah saw dan para sahabat, dalam hal ini adalah salafus saleh.

    Namun, saat ini banyak yang mengaku pengikut salafus saleh namun hanya berkiblat pada ulama tertentu saja yang dianggapnya paling benar dalam mengikuti salafus saleh. Serta menafikkan ulama-ulama lain yang sebenarnya juga alim dan ahli dalam berijtihad.

    Hal ini tidaklah salah, namun akan menjadi persoalan manakala mereka sudah merasa berhak dalam memberi cap ahli bid’ah, sesat, kafir, dan lain sebagainya tanpa kehati-hatian.

    Mengapa saya bilang tanpa kehati-hatian?
    karena seringkali propaganda yang diungkapkan adalah Fitnah atau dimisintepretasi terhadap pendapat orang lain.

    Misalnya, Pendapat Hasan Al’Bana yang mengatakan :
    “Kita bekerjasama dalam hal-hal yang kita sepakati, namun bertoleransi dalam hal yang kita perselisihkan”
    Ada orang yang mengaku salafi menganggap (tanpa memerinci maksud pernyataan tersebut) bahwa pernyataan tersebut adalah kesesatan karena mentolerir hal-hal yang salah.
    Padahal, Hasan Al’Banna tidak bermaksud mengeneralisir pernyataan tersebut pada permasalah akidah namun lebih pada hal-hal yang cabang (furu’).

    Dan banyak lagi contoh lain yang sebenarnya hasa misintepretasi namun karena didorong oleh hawa nafsu untuk mengkritik, akhirnya menjadi blunder.
    wallahu’alam

  22. Herianto Berkata:

    Wadduh…

    Ada yang emosi..,
    ada provokasi…
    ada yang promosi …

    Lengkap dah…

    Tapi si Joe itu benar juga (tumber bisa benar ini anak di sini… :-) canda lo Joe ),
    dan si abujedi.t35.com juga benar …
    Lho saya mbela siapa ini ?

    Begini,
    Biarlah segala sesuatunya itu kita anggap sebagai masukan aja …

    #sambil berlagak bijak nih…#

    Primadona/tokoh “geng”saya juga dia bathil2-kan kok, tapi ya gimana lagi … [kalo saya sudah sering baca dan dengar kritik gituan, jadi bagi saya ya biasa aja]

    Kalo menurut dia dengan cara itu [mengira] bisa menyadarkan kita, dan kita menjadi bertambah baik, tambah wawasan, berarti forum diskusi ini kan memang bisa membuat kita jadi lebih baik.
    Kalo kita “emosi abis” gara2 kelompok kita dia hina, dia sesatkan, berarti selama ini kita gagal dong membina kekuatan ruhiyah untuk menguji kesabaran dan memandang dia sebagai saudara se “aqidah” kita …

    Menurut saya, kalo ada nanti2 kelompok atau oknum yg jelas2 menghina RasulaLlah dan Sistem Islam, maka kelompok inilah yg lebih pantas wak Somad laporkan ke polisi :-(

    Kalo bung antosalafy bisa arif, dia pasti berbenah. Toh informasi yang dia sampaikan telah berhasil membuat kita mbacanya. Enak atau tidak, anggap aja itu kritikan biasa aja…

    Citra kekerasan tentang Islam telah cukup mbuat hati kita miris. Lagi pula polisi tau apa tentang isu2 wacana Islam seperti ini. Bung antosalafy pasti berdalil bahwa dia menyampaikan kebenaran dari ulama2 nya. Ya ulama2 salaf itu yg lebih bertanggungjawab atas tuduhan sesat, bathil dan sebagainya. Dasar pelaporan kita [menurut saya] lemah…

    Selagi yg dia singgung itu cuma JTnya, HTnya, Tarbiyah-nya dst – nya, ya terserah … Tapi kalo Allah dan Rasul-NYA masih dia tinggikan dari akalnya, saya kira dia adalah teman dan ikhwan kita.

    Permasalahan ummat yg lain yang lebih urgen menunggu kita.

    Ok, wak Somad, selamat meneruskan khuruj-nya, tablighnya.
    Bersama teman2 tabligh, teman HT, Tarbiyah dan sebagainya yg mau kerja sama, kita berjuang bersama, bagi kemuliaan Islam.
    Yang gak mau, biarlah dengan cara dia itu.

    Wassalam…

  23. Kucing Genit Berkata:

    Wak Abdul. Saya Newbie yang Iman masih tipis. Mohon ijin turut nimbrung.
    (1) Sejujurnya, saya lihat salafi bagus. tapi rupanya banyak ajaran2 ato aliran ato apalah, yang jg mengklaim dirinya salafi. So ?
    (2) Kakak kandung saya sekarang sudah “dicuci otaknya” sehingga menjadi Salafi Mania, dan merasa, Salafi nyalah yang paling benar. bahkan seolah olah Salafi yang lain Salah ! apalagi sama yang namanya jamaah tabligh kayaknya anti banget. Dia bilang, gak bener tuh, ninggalin keluarga sampe berbulan-bulan untuk syiar. Sementara anaknya sendiri (wanita) gak dibolehin kerja sama suaminya, yg notabene, hidup dari tunjangan sosial pemerintah Perancis karena NGGAK KERJA !!!

    Untuk anda kaum muslim yang demen Salafi, sudahlah, Kalo anda memang merasa paling bener, telan saja itu untuk anda pribadi. Jangan menjelek jelekkan muslim yg lain.
    Saya tau dan mencoba memahami “kekerasan Hati” anda sbg Salafi. Tapi tak usah lah anda menghakimi muslim lain sbg kafir. Sedikit-sedikit, Bid’ah.
    Walah ??!
    Kita hidup dinegara yang Homogen. Tak bisa anda berlaku seperti itu. Di Arab sendiri yang “Owner” nya agama Islam, gak kayak kalian tuh… ???
    Anda mungkin sekarang merasa yg paling benar, karena anda merasa, apa yang anda pelajari dimasa lalu tentang Islam nggak tepat. Andai kitab2 Salafi Ada “A” sampai “Z”, yang anda pelajari sekarang baru sampai jilid “X”, alias belum tamat. Andai nanti sdh sampai jili “Z”, maka selesai sdh masa belajar anda tentang Salafi. Yang ada adalah rasa haus yang luar biasa untuk membaca kitab2 selanjutnya yang mungkin lebih dari ilmu yang anda dapat.
    Saat anda membaca kitab selanjutnya, anda akan sampai pada titik kulminasi, “Astaga, betapa berdosanya saya telah mengkafir-kafirkan sesama umat Islam….”

  24. andalas Berkata:

    maaf agak gak mudeng dengan yang ginian, tapi saling menasehati itu baik kok wak, tanpa merasa benar sendiri tentunya.

    salam…………

    *menyingkir sambil mengamati dari luar lapangan*

  25. payah Berkata:

    Buat Wak Somad : “PAYAH LO…!!!”

  26. Shelling Ford Berkata:

    wooooohhhh…
    HAJAAAAAARRRRRRRRRR…!!!
    :P

  27. islam feminis Berkata:

    Kalau menghadapi orang kafir yang memerangi itu sich jelas, makanya gampang menghadapinya. Tetapi memang berat sich menghadapi musuh dalam selimut, musang berbulu ayam, berkedok teman tetapi menikam dari belakang. Semoga Allah selalu menaga Islam dan kaum muslimin…amin.

  28. danalingga Berkata:

    Waduh sepertinya terlalu banyak orang bijaksana nih, sehingga suasananya kurang panas.

    Ayoo bakar!!!!!!!!!!!!

    *eh baru sadar gue ternyata pertamax…. kekekekee….kabooor*

  29. Zoe Berkata:

    Menurut saya, apa yang dikatakan oleh Herianto dan Kucing Genit itu ada benarnya juga. Kita tidak harus melulu memikirkan seseorang yang hendak menghujat dan menghina sesama muslim -sesama muslim itu bersaudara- yang jelas dan pasti ada orang lain yang lebih membutuhkan bantuan dan kepedulian kita sesama muslim terutama orang-orang tidak mampu yang hendak di ‘cuci otaknya’ untuk kemudian di jadikan berpaling dari ajaran kita, ajaran Allah dan Rasul-Nya. Selama mereka itu tidak melakukan sesuatu yang tidak benar -memaksa utk mematuhi ajarannya- ada baiknya kita pun gencar untuk berdakwah meluruskan ajaran yang menurut kita baik di mata kita. Jadi, mereka berdakwah kita pun tidak tinggal diam untuk selalu berdakwah juga.

  30. doeytea Berkata:

    Saya termasuk orang yang tidak suka cara dakwah orang “salafi” ini. Cuma kalau kita ladeni biasanya hati kita akan tambah keras dan panas. Lebih baik biarin saja. Kalau enggak ada yang nanggapi paling bingung sendiri.

  31. Rizma Berkata:

    walaah,, wak somad didatengin seleb blog sejagat,, (a.k.a antosalafi),,
    maen sesat sesatan lagi sih ya,, makanya wak abdul tambah gerem,,

    *ga peduli suasana panas, bentang tiker sambil makan Pocky*

  32. abdulsomad Berkata:

    Assalamualaikum wr wb

    ALHAMDULILLAAH banyak yang ngomeni
    Semoga persoalan ini ada hikmahnya untuk kita bersama.

    Sebetulnya wak belum sampai tahap melaporkan, baru diskusi saja dengan pak Agus, Wakapolres Jakarta Timur, yang beliau ini juga adalah salah satu tokoh Tabligh dari Kepolisian yang di bilang sesat oleh antosalafy.

    Postingan antosalafy ini sangat berbahaya, saking prihatinnya si uwak, bayangin baru saja nyampe di kampung, tiba-tiba harus terbang lagi ke Jakarta, karena kalau dibiarkan akan semakin merusak tatanan kehidupan Islam yang seharusnya dibangun dengan prasangka baik, bukan dengan mencari cari kesalahan, keburukan atau membongkar-bongkar aib.

    Kesimpulan nya, dalam diskusi tadi malam kami putuskan untuk meyampaikan himbauan untuk rekan salafy, yang di Mesjid maupun di arena blog, mulailah bersikap bijak, ciptakan UKUWAH, hidup berdampingan secara damai, sesama Muslim dan sesama Ummat beragama lainnya.

    Saat ini posisi Islam sedang berada dalam titik terendah, yang kita perlukan saat ini adalah bagaimana kita semua orang Islam mengamalkan AGAMA ISLAM secara KAFFAH, SEMPURNA. Mengikuti Cara RASULULLAH SAW, bukan cara Salafy, bukan cara Tabligh. Dan bukan mengajak ummat ini memasuki suatu kelompok/firqoh, masuk Tabligh, masuk Salaf, masuk HT, atau masuk apapun itu nama firqoh nya.

    Dan khusus untuk antosalafy, mohon konfirmasi yang jelas, kalimat berikut:

    kelompok bid’ah semacam jamaah tablig/kompor/ndableg/tanpa ilmu

    Sisi mana yang anda anggap kelompok ini /kompor/ndableg/tanpa ilmu.

    Kalau anda bilang tanpa ILMU, yang saya tahu salah satu orang tua yang telah lebih dahulu ambil usaha tabligh ini adalah Prof. Sobron, satu-satu nya muhaddits Indonesia dari Departeman Agama, yang hafal ribuan HADITS.

    Kalau anda bilang ndableg, apakah pak polisi dari Polres Jakarta Timur, PTIK Kebayoran, Bareskrim MABES POLRI, Brimob Kelapa Dua, ini termasuk orang ndableg?

    Dan sebutkan bagian yang anda sebut khurofat, Bid’ah, sirik?

    Dan sebagai informasi tambahan Jamaah ini tak punya nama, yang memberi nama adalah masyarakat luar, mereka menyebut dengan berbagai nama, ada yang menyebut Jamaah Jaula, Jamaah Tabligh, Jamaah Kompor. Tapi mereka dalam kerjanya tak mengajak orang/ummat masuk menjadi anggota jamaah tetapi mengajak mengamalkan AGAMA ISLAM secara sempurna.

    Tanggal 3,4,5 Agustus akan ada pertemuan Ummat Islam di Ancol, dikoordinir oleh rekan-rekan Tabligh, dibekas area sirkuit balap ancol (areal di siapkan oleh Pemda DKI seluas 40 ha). Dan maksud pertemuan ini bukan untuk merekrut jemaah sebenyak-banyaknya tetapi adalah bagaimana ummat Islam sama sama berfikir dan berusaha agar kita bisa mengamalkan AGAMA ISLAM secara SEMPURNA, KAFFAH dan kita selamat Dunia Akherat.

  33. conandole Berkata:

    mari kita sama2 mengkaji ulang……
    jngn sampai ada permusuhan…….

  34. Abu Yahya adz-Dzahabi Berkata:

    Prof. Sobron, satu-satu nya muhaddits Indonesia dari Departeman Agama, yang hafal ribuan HADITS. ‘agar kita bisa mengamalkan AGAMA ISLAM secara SEMPURNA, KAFFAH dan kita selamat Dunia Akherat.’

    SUDAH SEMPURNAKAH/KAFFAH KAH CARA SHOLAT + DZIKIR + BERAMAL + MEMBINA KELUARGA + BERMUAMMALAH (MENINGGALKAN RIBA) Jama’ah Tabligh ?? Sebaliknya saya menyaksikkan SEBALIKNYA !! Belum lagi yang paling PRINSIP AQIDAH !! mau dikasih ILMU apa UMMAT ini ?!!?! Allohul musta’aan

    berkata al-Hasan (hasan al-bashri) ” Kuadukan kekacauan ini”

    Baca: JT: Firqoh terbodoh dan terjahil sepanjang sejarah http://smd.antibidah.net/?p=305

  35. Abu Yahya adz-Dzahabi Berkata:

    Prof. Sobron, satu-satu nya muhaddits Indonesia dari Departeman Agama, yang hafal ribuan HADITS. ## ini yang mengklaim dirinya MUHADDITS SIAPA He!?!

    Cukup lah saya cuplikkan 1 perkataan shahabat Ibnu Abbas, SESUNGGUHNYA ORANG YANG BERILMU BUKANLAH MEREKA YANG MEMILIKI BANYAK SANAD (dikatakan demikian karena para shahabat banyak meriwayatkan langsung perkataan Rosulullah shallallahu alayhi wa sallam saat itu – TAPI bandingkan dengan Prof.Sobron apakah perna mengambil/menerima langsung riwayat hadits ?? ) NAMUN YANG BERILMU ADALAH MEREKA YANG TAKUT KEPADA ALLOH TA’ALA.

    Pak Wadeleh, sudah Ma;ruf..JT/KARKUN itu beramal TANPA ILMU tiada yang mengingkarinya, kecuali mereka yang belum faham hakekat dakwah JT. Sebagaimana kaedah Fiqh (ORANG YANG MENGETAHUI MENJADI HUJJAH BAGI YANG TIDAK MENGETAHUI) dan perhatikan banyak yang membongkar KEDOK SESAT JT yang dihiasi hidup ‘ala SUFI – AQIDAH TASAWUF – karena sejatinya mereka adalah BUNGLON yang menampakkan kezuhudan yang mendua.

    ‘agar kita bisa mengamalkan AGAMA ISLAM secara SEMPURNA, KAFFAH dan kita selamat Dunia Akherat.’

    SUDAH SEMPURNAKAH/KAFFAH KAH CARA SHOLAT + DZIKIR + BERAMAL + MEMBINA KELUARGA + BERMUAMMALAH (MENINGGALKAN RIBA) Jama’ah Tabligh ?? Sebaliknya saya menyaksikkan SEBALIKNYA !! Belum lagi yang paling PRINSIP AQIDAH !! mau dikasih ILMU apa UMMAT ini ?!!?! Allohul musta’aan

    berkata al-Hasan (hasan al-bashri) ” Kuadukan kekacauan ini”

    Baca: JT: Firqoh terbodoh dan terjahil sepanjang sejarah http://smd.antibidah.net/?p=305

  36. luqman al bilaly buldozer mcfaden Berkata:

    Pada hakekatnya yang memecah-belah bukanlah Ahlussunnah karena Salafiyyin adalah orang-orang yang paling bersemangat untuk tegaknya persatuan. Persatuan di atas Al Kitab dan As Sunnah dengan pemahaman Salafush Shalih dan bukan persatuan ala Hasan Al Banna dan yang semisalnya dengan semboyan:
    “Kita bersatu di atas apa yang telah kita sepakati dan kita saling toleransi pada apa yang tidak kita sepakati”, tetapi kita bersatu di atas sunnah.

    Termasuk faktor utama terwujudnya persatuan adalah memutuskan sebab-sebab perpecahan. Dan termasuk dari sebab munculnya perpecahan adalah penyimpangan, kebid’ahan dan fanatisme golongan. Dan semua ini termasuk dari sebab munculnya perpecahan.

    Mas Antosalafy sudah memaparkan kesalahan-2 yang ada dalam tubuh jama’ah tabligh dengan di sertai beberapa hujah maupun pendapat dari para ulama, jadikan itu sebagai masukan. Agama itu bukan dengan perasaan, melainkan harus di timbang dari kitabullah Sunnah sesuai pemahaman para sahabat. Dengan adanya tahdzir (peringatan atau suatu kesalahan) adalah termasuk sebab bersatunya manusia di atas kebenaran.

    Dan termasuk sebab terbentuknya persatuan adalah dengan mentahdzir orang-orang yang meyimpang dan mentahdzir ahlul bid’ah.
    Oleh karena itu, Ahlussunnah sepakat untuk mentahdzir ahlul bid’ah karena engkau tidak akan mampu mempersatukan manusia di atas kebaikan kecuali engkau telah memisahkan antara yang haq dan yang bathil. Di dalam hadits telah disebutkan bahwa di antara sifat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah memecah belah di antara manusia. Maksudnya adalah beliau memisahkan antara yang haq dan yang bathil.
    “Katakanlah, telah datang kebenaran dan telah sirna kebatilan, sungguh kebatilan pasti akan sirna” {Al-Israa’:81}.

    Kebatilan dan kebenaran tidak akan mungkin bersatu. Jika bersatu berarti menunjukkan orang tersebut tidak berada di atas jalan Ahlussunnah, yaitu jalannya Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam. Salaf selalu membedakan antara haq dan batil dengan cara memperingatkan umat dari yang batil sehingga kebatilan tidak lagi mampu menyesatkan dan menjauhkan manusia dari jalan Salafus Shalih dan dari jalan kebenaran.

    Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat garis lurus kemudian membuat garis lain di kanan dan kirinya seraya berkata: “Setiap jalan ini ada syaithan yang menyeru kepadanya”. Kalau begitu di sana ada banyak jalan yang padanya syaithan menjauhkan manusia dari jalan Ahlussunnah dan memecah belah manusia. Dengan ini apakah aku harus diam atau mentahdzir umat dari jalan-jalan itu?
    Adalah wajib bagiku untuk mentahdzir umat dari jalan-jalan itu agar manusia tidak akan masuk dan menuju kepada jalan-jalan itu jika kita memperingatkan umat darinya.

    Sekali lagi buat Wak Somad Bantahlah apa yang di tuduhkan kelompok antum dengan bantahan yang ilmiyah dengan merujuk Kitabullah wa Sunnah insya Allah kaum muslimin akan bisa menilai siapa diantara kalian yang lebih mendekati kebenaran. Jangan malah dengan melaporkan Polisi, karena dengan demikian Wak Somad tidak akan memberikan bantahan secara ilmiah, yang merupakan hujah yang kuat di butuhkan bagi kaum muslimin, bahwa aliran yang wak Somad ikuti adalah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh rasulullah shallallah alaihi wasallam.

  37. antosalafy Berkata:

    “Sisi mana yang anda anggap kelompok ini /kompor/ndableg/tanpa ilmu.”

    Baiklah, akan saya jawab pertanyaan Anda:

    Pertama, jamaah tabligh telah dikenal baik lawan maupun kawab bahwa mereka senang menenteng-nenteng kompor ketika acara khuruj mereka, biasanya dikalukan ketika mereka keluar sampai ke pelosok kampung. Kalau di kota mungkin sudah ganti model, yakni nggak usah bawa2 kompor buat masak tapi beli aja nasi di warteg, lebih instan. Maka masyarakat menjulukinya jamaah kompor, sesuai kebiasaan mereka tho? Mau berkelit? Silakan, kami cuma bilang dhahir mereka seperti itu.

    Kedua, jamaah ndableg? Ya dikarenakan ndablegnya mereka ketika dinasihati oleh ulama. Ketahuilah bahwa ulama ahlis sunnah telah memperingatkan mereka karena jamaah tabligh ini menempuh jalan yang salah, cara yang bid’ah, metode yang menyelisihi sunnah nabi. Tapi, apa jawabannya mereka? Mereka serentak berkoar: Finah…fitnahh..ulama kalian tukang fitnah, dan ada lagi yang “baru”, yakni mau nglaporin ke polisi. Allahu akbar! Inilah sisi kendablegan mereka, tidak mau mendengarkan nasihat, dalil, dan fatwa para ulama ahlis sunnah. Apa mereka ini mengira kalau ulama berfatwa itu seperti orang ngobrol di warung kopi? Masya Allah, begitukah anggapan mereka. Ulama itu ialah orang-orang pilihan Allah yang mereka itu orang yang paling pertama mengetahui adanya penyimpangan-penyimpangan dalam agama, kemudian menjelaskan dan memperingatkan kaum muslimin agar tidak terjatuh ke dalamnya. Lha, kok….ada orang dari kalangan jamaah tabligh yang kita tidak tahu seberapa ilmunya, berani mengatakan ulama tukang fitnah. Ucapan-ucapan ini mampir di blog saya atau di blog teman-teman salafy yang lain. Oleh karena itu, kalau tidak mau dibilang ndableg ya silakan belajar, bacalah fatwa ulama mengenai penyelewengan jamaah tabligh ini dari syariat Islam.

    Ketiga, tanpa ilmu? Ini terbukti dengan minimnya pengetahuan mereka mengenai hadits-hadits nabi. (bukan berarti saya menganggap diri saya pandai hadits, saya awam dalam hadits, tapi saya bersemangat untuk belajar dari hadits). Bahkan bisa dibilang mereka tidak perhatian terhadap hadits nabi, mana yang shahih, hasan, dhaif, maupun maudhu’. Yang penting bagi mereka–dan ini rata-rata seperti itu—ini ada tulisan hadits, ya dibilang hadits. Atau ada lagi ucapan ngawur dari mereka: “dhoif-dhoif juga hadits”. Dan dijumpai bahwa ketika di masjid, mereka membaca hadits di hadapan para jamaah dengan mengatakan Rasulullah bersabda demikian demikian. Padahal hadits itu dhoif, bahkan maudhu’. Ini ada di kitab mereka, fadha’il al amal. Inilah kosongnya mereka dari ilmu dien ini. Ketahuilah bahwa hadits dhoif itu tidak boleh disandarkan langsung kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sudah memberi peringatan dalam hadits Abu Hurairah : “Barang siapa yang dengan sengaja berdusta atas namaku, maka dia telah mempersiapkan tempat duduknya dalam api neraka. (HR. Bukhari Muslim)

    Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah: “Tidak boleh kita menyandarkan syariat agama ini pada hadits-hadits yang dhaif (lemah), yang tidak shahih, ataupun tidak hasan (baik). (Majmu’ Fatawa juz I, hal.250)

    Lalu, bagaimana keadaan jamaah tabligh? Mereka berani berdusta atas nama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam karena kejahilan mereka. Nah, datanglah ulama yang ahli di bidang hadits menerangkan dan menjelaskan kedudukan hadits-hadits tersebut, seperti Asy-Syaikh Hamud bin Abdullah At-Tuwaijiri dan Syaikh Al-Albany rahimahumullah.

    Sekarang mari kita lihat hadits dhoif yang terdapat dalam KITAB FADHAIL AL A’MAL yang sering dibaca dan dijadikan acuan oleh jamaah tabligh, sebagaimana telah disebutkan oleh Syaikh Hamud bin Abdullah At-Tuwaijiri rahimahullah. Beliau berkata dalam kitabnya Al-Qaulul Baligh Fit Tahdzir Min Jama’ah At-Tabligh (hal. 11-12): “Kitab terpenting bagi orang yang menjadi tablighiyyin adalah kitab Tablighi Nishab (Fadha`il Al-A’mal), yang ditulis salah seorang pemimpin mereka bernama Muhammad Zakaria Al-Kandahlawi…”

    Disebutkan dalam kitab Fadha`il Al-A’mal, bab Fadhilah Adz-Dzikr (hlm. 497, versi Bahasa Indonesia, terbitan Ash-Shaff, Yogyakarta, Sya’ban tahun 1421 H.) hadits dari ‘Umar bin Al-Khaththab radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya): “Ketika Adam telah berbuat dosa, ia pun mengangkat kepalanya ke atas langit kemudian berdoa: “Aku meminta kepada-Mu berkat wasilah Muhammad, ampunilah dosaku.” Maka Allah berfirman kepadanya: “Siapakah Muhammad (yang engkau maksud)?” Maka Adam menjawab: “Maha berkah nama-Mu ketika engkau menciptakan aku, akupun mengangkat kepalaku melihat Arsy-Mu, dan ternyata di situ tertulis: Laa ilaaha illallah Muhammadun Rasulullah. Maka akupun mengetahui bahwa tidak seorang pun yang lebih agung kedudukannya di sisi-Mu dari orang yang telah engkau jadikan namanya bersama dengan nama-Mu.” Maka Allah berfirman kepadanya: “Wahai Adam, sesungguhnya dia adalah Nabi terakhir dari keturunanmu, kalaulah bukan karena dia, niscaya Aku tidak akan menciptakanmu.”
    Hadits ini diterjemahkan begitu saja tanpa menerjemahkan takhrij hadits yang disebutkan Al-Kandahlawi. Dia berkata setelah itu: “Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Ash-Shaghir, Al-Hakim, Abu Nu’aim, Al-Baihaqi yang keduanya dalam kitab Ad-Dala`il, Ibnu ‘Asakir dalam Ad-Durr, dan dalam Majma’ Az-Zawa`id (disebutkan): Diriwayatkan Ath-Thabrani dalam Al-Ausath dan Ash-Shaghir, dan dalam (sanad)-nya ada yang tidak aku kenal. Aku berkata: Dan dikuatkan yang lainnya berupa hadits yang masyhur: “Kalau bukan karena engkau, aku tidak menciptakan jagad raya ini”, Al-Qari berkata dalam Al-Maudhu’at: “HADITS INI PALSU.”
    Cobalah pembaca perhatikan! Hadits ini pada hakekatnya telah diketahui oleh penulisnya sebagai hadits yang tidak bisa dijadikan sebagai hujjah, bahkan tidak dikuatkan dengan adanya jalan (sanad) lain. Namun, ucapan ini tidak diterjemahkan sehingga para pembaca kitab ini menyangka bahwa hadits ini termasuk hadits yang bisa diamalkan. Rincian kedudukan hadits ini bisa dilihat dalam kitab Silsilah Al-Ahadits Adh-Dha’ifah (1/25) dan kitab At-Tawassul mulai hal. 105, dst. Kedua kitab tersebut karya Al-’Allamah Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah, di mana beliau menghukumi hadits tersebut sebagai HADITS PALSU. (Selengkapnya lihat artikel yang ditulis oleh Al-Ustadz Askari hafidhahullah di http://antosalafy.wordpress.com/2007/06/14/kitab-fadhail-al-amalnya-jamaah-tabligh/)
    Keempat, ketahuilah bahwa artikel-artikel yang saya posting di website saya bukanlah tulisan yang saya rekayasa atau saya karang-karang seenak perut saya, melainkan artikel-artikel tersebut ditulis oleh orang-orang yang memang ahli dalam dien, seperti ustadz dan ulama. Dan siapa yang kita pilih persaksiannya, ulama atau muqallid (fanatikus) jamaah tabligh? Tentu jawabannya adalah ULAMA.
    Kelima, pertanyaan sebutkan bagian yang anda sebut khurofat, Bid’ah, sirik? Semuanya ada di dalam kitab kitab Fadha`il Al-A’mal milik jamaah tabligh. Dan lihatlah penjelasan selengkapnya di website saya atau di website-website salafy lainnya (kata kunci jamaah tabligh). Salah satunya saya kopas berikut:
    Disebutkan pula dalam kitab Fadha`il Al-A’mal, hlm. 484 dari Syaikh Waliullah yang berkata dalam kitab Qaulul Jamil: “Ayah saya telah berkata bahwa ketika saya baru belajar suluk, dalam satu nafas dianjurkan supaya membaca Laa ilaaha illallah sebanyak dua ratus kali,” Syaikh Abu Yazid Qurtubhi berkata: “Saya mendengar bahwa barang-siapa membaca kalimat Laa ilaaha illallah sebanyak 70.000 kali, ia akan terbebas dari api neraka. Setelah mendengar hal itu, saya membaca untuk istri saya sesuai dengan nishab(12) tersebut. Tidak lupa, saya juga membaca untuk nishab diri saya sendiri. Di dekat saya, tinggal seorang pemuda yang terkenal sebagai ahli kasyaf(13). Dia juga kasyaf tentang surga dan neraka. Namun saya agak meragukan kebenarannya. Pada suatu ketika, pemuda tersebut ikut makan bersama kami. Tiba-tiba ia berkata dan meminta kepada saya sambil berteriak, katanya: “Ibu saya masuk neraka, dan telah saya saksikan keadaannya.” Karena melihat kegelisahan pemuda tersebut, saya berpikir untuk membacakan baginya satu nishab bacaan saya untuk menyelamatkan ibunya, di samping juga untuk mengetahui kebenaran mengenai kasyaf-nya. Maka, saya membacanya sebanyak 70.000 kali sebagai nishab yang saya baca untuk diri saya itu, guna saya hadiahkan kepada ibunya. Saya meyakini dalam hati bahwa ibunya pasti selamat. Tidak ada yang mendengar niat saya ini kecuali Allah ta’ala. Setelah beberapa waktu, pemuda tersebut berteriak, “Wahai paman, wahai paman, ibu saya telah bebas dari api neraka.” Dari pengalaman itu, saya memperoleh dua manfaat: Pertama, saya menjadi yakin tentang keutamaan membaca Laa ilaaha illallah sebanyak 70.000 kali, karena sudah terbukti kebenarannya. Kedua, saya menjadi yakin bahwa pemuda tersebut benar-benar seorang ahli kasyaf.”
    Cobalah perhatikan kisah ini. Jika seorang muslim membaca dan meyakini cerita khurafat ini, maka dia akan terjatuh ke dalam berbagai penyimpangan, di antaranya: Menetapkan wirid tertentu dengan bilangan yang telah ditetapkan, lalu menyebutkan keutamaannya, yang semuanya tidak bersumber dari pembawa syariat: Rasulullah. Dan ini jelas merupakan bid’ah yang jahat dan menyesatkan. Apa yang disebut sebagai ahli kasyaf adalah dusta belaka. Karena tidak seorang pun yang dapat mengetahui nasib seseorang di akhirat, apakah dia pasti masuk ke dalam surga ataukah neraka, kecuali yang dikabarkan Allah k kepada hamba yang dikehendaki-Nya dari kalangan para rasul-Nya. Firman-Nya: “(Dialah) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.” (Al-Jin: 26-27)
    Terakhir, saya dari awal sampai sekarang tidak pernah menyebutkan personal ketika membicarakan jamaah tabligh, tidak pernah pula membicarakan pak polisi atau profesor sobron (baru tahu juga profesor ini dari abdul somad). Saya membicarakan kelompok jamaah tabligh beserta penyimpangan2 dan kesesatan2nya dari Islam. Adapun pengikut jamaah tabligh itu bermacam-macam, ada yang ikut2an tidak tahu apa2, ada yang baru 6 bln lantas sudah ikut khuruj, ada yang tertipu, ada juga yang sampai disebut ahli bid’ah kelas berat, bahkan sampai keluar dari Islam karena meyakini bahwa Allah itu menyatu dengan benda dan alam. Nah, abdulsomad ini termasuk yang mana, silakan dijawab sendiri. Dan menghukumi mereka tentu juga berbeda-beda. Tidak dipukul rata bahwa setiap pengikut jamaah tabligh ini mubtadi’ semua. Tidak. MAKA BERPIKIRKALAH JIKA ENGKAU TERMASUK ORANG-ORANG YANG BERAKAL!
    Cuapekkkkk juga ya nulis panjang lebar, tapi semoga bermanfaat dan membuka mata dan hati dari kegelapan. Amin ya Rabbal ‘alamin.

  38. Dee Berkata:

    Wuihh ramenya, dulunya wak somad jadi “musuh bersama” joe, tajib, dehel (almarhum), bahkan sempet ditantang talkshow sama tajib, eh sekarang rame-rame ngruyuk antosalafy. Joe, beneran loe jadi berguru sama wak somad, atau malah wak yang berguru sama abu joe? Wah Bang Herianto “ngolet” juga ya, pasti gara-gara nyangkutnya nama-nama Hasan Al Banna, Sayyid Qutb, dkk di tempatnya antosalafy. Aku jadi penonton aja, secara gak punya ilmu untuk ikut-ikutan memanaskan atau mendinginkan suasana.

  39. Dee Berkata:

    :)

  40. alex Berkata:

    @Dee

    Entah kenapa, dari era “wak somad jadi public enemy” dulu, aku merasa kalo Wak Somad tidak sepicik para “abu-abu” itu. Beliau masi bisa tertawa dan bercanda meski yang lain pada emosi. Hal mana membuat aku respek sama dia :)

    Ternyata benar…
    Wak Somad tidak ke terlalu ke kiri dan tidak terlalu ke kanan. Tetaplah dakwah, Wak… dengan cara sebaik-baiknya. Tanpa memaksa orang utk meyakini apa yang kita rasa benar, seperti sejumlah orang2 picik di suatu tempat di sana…

  41. Shelling Ford Berkata:

    antosalafy:::
    mas anto…
    kok pertanyaan saya ga dijawab lagi?
    kehabisan jawaban ya?
    atau memang jawabannya ga ada?
    hwekekekekekekekekekeke…

  42. Shelling Ford Berkata:

    Dee:::
    dasarane kalo saya, mas, cuma ndak seneng aja ngeliat “pemaksaan” dan “penghujatan” (yang mana menurut saya lebih fatal daripada sekedar “ketidaknyambungan”).
    jadi siapapun yg melakukannya, meskipun dulunya adalah seorang teman dimana rokoknya sering saya minta, bisa aja bakal saya “musuhi” :D

  43. abdulsomad Berkata:

    Assalamualaikum wr wb
    HE HE HE HE
    Mas antonsalafy nya kecuapekan..
    HE HE HE HE
    Maafken wak ya mas, telah membuat energi mu terkuras…

    Kita ndak perlu jawaban yg mueeter.., yg singkat aja.. jangan bikin UMMAT ini buingunK.

    ISLAM didirikan atas LIMA PERKARA :

    1. SYAHADAT
    2. SHOLAT 5 waktu
    3. PUASA Bulan RAMADHON
    4. ZAKAT
    5. HAJI

    Perkara yang keberapa yg membuat/menjadikan Tabligh ini sesat, bid’ah, atau sirik? itu saja yg perlu penjelasan.

    Misal nya :
    1. SYAHADAT ISLAM kaya apa dan SYAHADAT TABLIGH kaya apa, apa ada perbedaan;
    2. SHOLAT nya, apa orang Tabligh ini misal nya sholat MAGRIB nya 9 Rokaat atau Solat dia atas pohon..? atau orang Tabligh ini ndak sholat sama sekali?
    3. PUASA nya, apa orang tabligh puasa wajibnya bulan MUHAROM? atau malah ndak puasa sama sekali?
    4. ZAKAT nya, apa mereka ini ndak ZAKAT?
    5. HAJI nya, apakah mereka ber-HAJI ndak ke BAITULLAH? apa mereka ini sudah ber-HAJI ke VATIKAN?

    Saya itu saja.

    Dan Jangan bawa nama ulama yg ndak jelas SANAD nya, malah Jadi bahan olok olok temen temen blogger, masa ada Ulama ABU GOZOK, ABU AL DENPASARY, ABU …..

    Dan ….
    mas antonsalafy yang punya banyak koleksi (kolektor) HADITS, yang suka menghiasi Blognya dengan HADITS… saran saya, HADITS ini bukan buat dikoleksi, dipajang atau diposting, tetapi untuk diamalken.

    Kasian….
    nanti yang masuk kedalam SURGA cuma Blognya, sementara mas anton menunggu diluar, diluar DINGIN lho mas… he he he

    Kemudian istilah ndableg ini lho, apa nya yg ndableg? orang TABLIGH ini terkenal dgn Sholat yang tepat waktu, berjemaah, di Mesjid, di tempat adzan di kumandangkan. apanya yg ndableg?

  44. Sastro Berkata:

    Begitulah ajaran dan etika orang-orang yang mengaku sebagai penghidup ajaran Salaf Saleh…Kini orang-orang semakin cerdas, mereka bisa menilai sendiri, apakah mungkin Salaf Saleh memiliki ajaran dan etika semacam itu? MUSTAHIL

  45. No Karkun Berkata:

    Gubrakkkk…. Abdul Tomad, eh salah, abdul somad ini malah mengalihkan pembahasan dari Mas Antosalafy. Kalau mau diskusi, apa yang dilontarkan disanggah gitu. Ane lihat nih mas antosalafy sudah mematahkan semua pertanyaan somad, lha somad mana argumen ilmiahnya? Coba waksomad ini bantah dulu kata mas anto bahwa kitab fadhail al amal itu terdapat banyak hadits dhaif dan maudhu’. Atau minimal ente jawab secara ilmiah tulisan mas antosalafy di atas, bisa nggak? Kalau bisa antum membuktikan bahwa argumen salafy di atas salah karena dalilnya ini, sanadnya ini, atsarnya ini, perkataan ulama ahlus sunnah wal jamaah ini, beres kan? Tinggal pembaca yang menilai. Maksudnya pembaca yang berakal gitu seperti kata mas anto.

  46. tantan Berkata:

    test

  47. tantan Berkata:

    Kalau kita berselisih dalam suatu perkara, kita ambil hujjah yang paling kuat (ilmiah dari quran dan Sunnah Rasul), dan tinggalkan hujjah yang lemah … bukan kah kita selalu berusaha beramal dengan cara yang benar ? stuju ? salam

  48. Kang Tutur Berkata:

    Astaghfirullaah al ‘azhiim

  49. ryan Berkata:

    @ Wak Sumbu Kompor AbdulSomad

    ISLAM didirikan atas LIMA PERKARA :

    1. SYAHADAT
    2. SHOLAT 5 waktu
    3. PUASA Bulan RAMADHON
    4. ZAKAT
    5. HAJI

    Perkara yang keberapa yg membuat/menjadikan Tabligh ini sesat, bid’ah, atau sirik?

    Semua perkara di atas rusak akibat ulah ahli bid’ah hizbiyun sejenis JAMAAH TABLIGH.

    Dul, kamu pikir cukup syahadat doang tanpa tahu makna, rukun-rukunnya, dan konskuensinya? Hati-hati Dul! Shalat, kamu pikir cukup sarungan doang tanpa tahu syarat, rukun, wajib, dan sunnah2nya? Goblog benar anda ini. Ini tho hasil didikan jamaah tabligh bertahun-tahun sampai bergelar wak. wak semar kali yeee!

    BUkan emosi, tapi marah kepada kedunguan ahli bid’ah itu harus. Biar dia ini tahu Islam itu bukan seperti yang dia bawa. Islam itu dari kitabullah dan sunnah sesuai pemahaman salafush shaleh. Bukan “ISlam” ,menurut pemahamannya Ilyas. kalau ngikuti pemahamannya Ilyas, beginilah contohnya si WAK SEMAR ABDUL SOMAD ini. Jumud dan ngeyel, tapi sok pinter sok mengerti agama. Wal iyadzubillah

  50. ABe Berkata:

    bener tuh kang tutur..daripada pecah-pecah..daripada ngejelek2in orang paadahal dirinya belum tentu paling bener dan paling saleh..mending bersatu. Pahala dan dosa urusan Allah, kita cuma berusaha menjalankan sebaik-baiknya. Yah..setauku kalo orang yang bener sih pasti akhlakul karimah..yang ga bakal nyerang saudaranya dengan kata-kata tajem.

    *dari orang yang beru belajar, sama sekali ga (merasa) saleh*

  51. marbod mesjid istiqlal Berkata:

    Duh masdulsomad,

    sing sabar ya, sebenarnya itu salafy cuma kalah populer aja ama jamaah kompor.
    Jemaah kompor ini senyum nya manis dan murah serta ramah, baunya wangi lagi. Sedang ini para salafy serem serem, muka nya sangar, gak ada senyum senyum ne … he he he jadi ga ada yang mo ngikut. Diajak salaman aja mereka ini ndak mau, katanya sih bid’ah (opo iyo)

    trus iku mas salafy mbok ya pake peci gitcu lho, kan loetjoe jenggoten tapi ndak pake tutup kepala, kepala kan auroth ya kan mas dulsomad?

    pake jenggot ndak pake tutup kepala dadi mirip kafir quroisy jaman dulu he he he

  52. ryan Berkata:

    @marbod mesjid istiqlal

    Kalau ane cermati komentar Marbod di atas yang tendensius, menunjukkah bahwa dia sangat benci kepada salafy. Namun, anehnya nama dia ngelink ke salafy.wordpress.com, aneh. Biasanya link ini menunjukkan ke blog yang memberi komentar alias si marbod ini. Nah, di header blognya Somad tengik ini ada tulisan “SISI LAIN PEMIKIRAN SEORANG MARBOD MASJID…” sepertinya ada hubungan antara Somad dan pemilik salafy.wordpress.com, yang tak lain bernama MARBOD MESJID ISTIQLAL. Bisa jadi pengelolanya sama, bisa jadi pula pengelola salafy.wordpress.com adalah seorang pengikut dan fanatikus JAMAAH NDABLEG, karena sumpek dadanya bahwa kelompok jamaah tabligh telah dibongkar kesesatannya oleh ahlus sunnah salafiyun, kemudian dia membuat fitnah yang dituangkan di sebuah blog dan menulis artikel-artikel yang mengesankan seolah-olah salafy itu aliran atau semacam sekte yang kontroversial. Ane semakin yakin, karena setiap blog salafy pasti antigambar makhluk bernyawa, sedangkan blognya si MARBOD MESJID ISTIQLAL ini (www.salafy.wordpress.com) penuh gambar orang. Model seperti ini sama seperti blognya WAK SEMAR SOMAD yang memuat karikatur gambar orang pake sorban. Nyatalah persengkokolan busuk mereka para tablighin. Manis di mulut, hitam kelam perbuatan dan amalan mereka. Maka di komentar ini pula, ane umumkan bahwa blog http://www.salafy.wordpress.com adalah FITNAH dan PEMILIKNYA BUKAN SEORANG SALAFY, BAHKA LEBIH TEPATNYA DISEBUT PENGHASUT ATAU SALEP 88. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

  53. Rifki Berkata:

    nggak habis pikir… saya yang awam yang baru mengenal islam yang dulunya terjebak dalam kejahilan nggak habis pikir masih mempermasalahkan mazhab…

    bukanya sudah jelas bahwa musuh kita itu adalah orang orang yang memusuhi Agama islam ???
    apa Orang-orang yahudi itu memusuhi kita..???
    bukankah Israel itu menjajah negerinya para nabi…???

    memang… masalah seperti ini nggak ada habisnya… kalo di bahas terus… di perdebatkan juga…

    seperi debat antara orang2 islam dan nasrani yg mempermasalahkan ISA putra maryam itu tuhan atau bukan???

    kalau kita terus berdebat ttg ajaran/aliran/mazhab mana yang benar sepertinya tidak akan selesai… (mungkin hingga Nabi ISA a.s turun kebumi) note: itu pun kalau anda mempercayainya…. kalau tidak ??? apakah kita sudah termasuk berbeda mazhab???

    yg saya tau zman nabi nggak ada yang namanya mazhab…
    sya meminta tolong untuk dikirimi e-mail tentang sejarah / awal mulanya terjadi perpecahan antara kaum muslimin…??? hingga menjadi bermazhab-mazhab

  54. ABe Berkata:

    Ah..cape..makin lama bahasanya makin ga karuan..gitu koq cerminan muslim..kasian mas Rifki (dan saya) lho

  55. Kucing Genit Berkata:

    Memang Aneh.
    Pantesan Islam GAK MAJU-MAJU dan TERPECAH BELAH.
    Abisnya yang satu merasa lebih pinter dalam memahami Islam, daripada yang lainnya…
    Kasian bener kita ini orang-orang Islam….

  56. 9racehime Berkata:

    wuahhhh……seru amat neh kayanya…panas…..
    *ikut duduk setiker ma mbak ma dan nontonin org berdebat* :mrgreen:

  57. Heri Setiawan Berkata:

    Saya baru lihat dari judulnya saja:

    Dilarang Bergaul dan Berkumpul dengan Jamaah Tabligh!

    Dalam persepsi saya, ini sudah sangat keterlaluan…
    Bergaul dengan orang kafir aja ndak masalah, lha kok bergaul dengan saudara sendiri gak boleh… ilmu macam apa ini..?

  58. abdulsomad Berkata:

    Assalamualaikum wr wb

    Pengunjung sekalian yang di Rahmati ALLAH
    Berikut ini saya buatkan biodata keluarga kami, mohon koreksi bagian mana yang Sesat dan Bid’ah, agar kami biasa lebih baik mejalani kehidupan ini

    Keluarga WakdulSomad (Bid’ah kah Keluarga kami bagian I )

    Nama saya sebetulnya ABDUSSHOMAD, namun dalam keseharian orang-orang/tetangga memanggil saya abdulsomad, artinya menurut Ustadz di kampung saya Abdul itu hamba dan SOMAD adalah salah satu nama ALLAH yg artinya MAHA TEMPAT MEMINTA. Jadi nama saya ini artinya hamba nya Yang Maha Tempat Meminta. Namun dipenghujung usia ini saya lebih akrab dipanggil wak dulSomad.

    Saya mengenal Jamaah Tabligh lebih dekat sekitar tahun 1990, ketika saya menikahi istri saya Siti Muthiah. Mertua saya adalah orang yang aktif ber TABLIGH sejak tahun 80 an, beliau ini dulu dinas di Angkatan Berenjata RI tepat nya di Korp Polisi Militer dengan pangkat terakhir ketika meninggal Brigadir Jenderal (Brig. Jend), dan beliau meninggalkan dunia fana ini tahun 2006 lalu.

    Istri yang saya nikahi awal tahun 1990 ini Hafal AL-QURAN 30 Juzz, dia biasa mengkhatamkan AL-QURAN setiap 10 hari sekali. Sejak gadis istri saya sudah terbiasa memakai purdah. dan kehidupan sunnah dirumahnya.

    Saya adalah lulusan Universitas Indonesia Tahun 1989 – Fakultas MIPA / FISIKA. Setelah menikah kemudian saya mengambil Master Bisnis di Australia. Selama di Australia inilah saya juga menjadi lebih kenal dengan USAHA TABLIGH.
    Tahun 1992 saya mulai bekerja di perusahaan PMA yang mengelola pertambangan di SANGATTA Balikpapan, Tahun 2005 saya resign/mengundurkan diri dan menetap di kampung asli saya di propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    Saya memiliki 2 orang anak laki-laki, yang paling besar saya beri nama Muhammad Rizki umurnya sekarang 17 tahun dan yang kecil Muhammad Taufiq umur nya 16 tahun. Masing-masing keduanya telah menyelesaikan Hafalan AL-QURAN 30 Juzz pada usia 15 tahun.

    Muhammad Rizki pada umur 12 tahun telah menghafalkan 10 Juzz Al-QURAN dengan bimbingan ibunya, dan dia juga hafal ratusan hadits tentang Fiqih dan Rukun Ibadah. Setelah Tamat Sekolah Dasar Tahun 2003 dia saya masukkan pesantren di Temboro – Magetan Jawa Tengah. Tahun 2005 dia mengkhatamkan AL-QURAN 30 Juzz.
    Sekarang anak saya yang tertua ini ada di Mesir melanjutkan pendidikannya.

    Muhammad Taufiq telah menghafal AL-QURAN 12 Juzz pada Usia 11 tahun, pada umur 9 tahun dia telah hafal Juzz Amma, Surah YAASIIN, AR-ROHMAN, AL-WAQIAH, AL-MULK dan AD-DUKHON, setiap malam dia terbiasa bangun untuk sholat Tahajud dengan bacaan Surat-Surat tersebut. Setelah Tamat Sekolah Dasar Tahun 2004 dia saya masukkan pesantren di Malang – Jawa Tengah. Tahun 2006 dia mengkhatamkan AL-QURAN 30 Juzz. Sekarang anak saya yang bungsu ini ada di Pakistan melanjutkan pendidikannya.

  59. Heri Setiawan Berkata:

    Wah, bagus itu wak…
    Ilmu yang diterapkan.., bukan hanya omong doank…

    Salut dah, jadi malu sama anak2 wak yang jauh umurnya dibawah saya… :D

  60. ABe Berkata:

    @ Mas Heri

    Salut dah, jadi malu sama anak2 wak yang jauh umurnya dibawah saya… :D

    Apalagi saya..ngeliat Wak Somad yang mampu dunia..juga ga lupa akhirat..lha saya? dunia kembang kempis..akhirat??? Hmm..:P

  61. Herianto Berkata:

    @abdulsomad
    Subhannallah …

    Saya jadi teringat dengan sebuah hadist yang manyatakan bahwa salah satu cara Allah memperlihatkan cintaNYA pada hambaNya adalah dengan memberi kemudahan dalam memahami ilmuNYA… (ma’af bunyi persisnya saya lupa, CMIIW)

    Demikianlah keluarga wak Somad, teman2 Tabligh dan keluarga aktivis lain yg saya tahu. Semoga Allah memberi cinta-NYA pada kita sedemikian. Amin.

    Saya kira teman2 Salafy juga banyak yg keluarganya diberi Hidayah sedemikian. Semoga bung antosalafy tidak menganggap apa yg wak Somad kabarkan ttg keluarganya sebagai perbuatan riya. Insya Allah enggak ya…

    Wak Somad justru telah memberi kita semangat bahwa dengan ber Islam kaffah, kita tidak akan rugi di dunia apalagi akhirat.

  62. Kucing Genit Berkata:

    Naaaaahhh….. Bener kan….
    Dari gaya bahasanya sejak awal ane sdh merasa, Wak Somad bukanlah orang yang sembarangan. Bukan Asal Njeplak kayak orang2 Salafi, yang dikit2 Bid’ah. Dikit 2 mengkafirkan orang (padahal sama2 Muslim).
    Bukan begitu yang saya mau.
    Orang Islam mestinya menunjukkan rasa yang santun. Tidak seperti yang saya lihat di SEMUA BLOG SALAFI, isinya selalu menghujat sesama Muslim !!!
    Kenapa kalian Salafi tidak membuat artikel yang lebih menghujat orang Nasrani, misalnya ? Ato knapa kalian ( Salafi ) tidak tergerak hatinya membuat suatu aktifitas untuk menolong umat Muslim disuatu daerah, yang sedemikian miskinnya, hingga berpindah menjadi Nasrani DEMI SEBUNGKUS NASI dan SEKOTAK MIE INSTANT ?
    Kenapa ?!
    Kenapa ?!
    Kalian lebih asyik membaca buku2 tentang ini itu, sibuk berdiskusi dengan kelompok kalian, Kemudian kalian ( Salafi ) mengambil kesimpulan, bahwa si anu ahli Bid’ah !, Si anu Kafirun ! Si anu orang Syi’ah ! Dan kalian menjadi merasa paling benar dengan MERASA PALING ILMIAH !!!
    Okelah. Ane tau ajaran kalian ( Salafi ) memang belajar menjalankan agama Islam, seperti di zaman Rasul dulu. Tapi Ente juga mesti tau, Zaman telah berubah Boss…
    Dulu mungkin Rasul mesti jalan kaki dan naik onta untuk menyebarkan syiar Islam, Tapi sekarang ada mobil dan pesawat terbang. APAKAH BID’AH JUGA KITA NAIK MOBIL DAN PESAWAT ??? becouse yang menciptakan kedua benda itu ORANG NASRANI !!!
    Zaman dulu menuliskan ayat suci alquran mungkin diselembar papirus. Tapi Sekarang dengan “selembar” Laptop, yang mampu Video Conference, Syiar bisa dilakukan. Tak perlu sibuk naik onta, dan tak perlu pusing cari papirus. Apakah ini Bid’ah juga, wahai saudaraku Salafi ???
    Menurut hemat ane, Ente yang Salafi lebih baik JANGAN GEMBAR GEMBOR dulu tentang Islam, walaupun mungkin anda lebih benar. Ada cara yang santun untuk mengemukakan pendapat. LINGKUNGAN SOSIAL ANDA SANGAT MAJEMUK !!!
    Ingin ane beri salah satu bukti ?
    Ada suatu kejadian, Seoarang Salafi meninggal dunia. Tentunya keluarga berkehendak menguburkannya dengan cara yang umum dilakukan. Tapi apa yang terjadi ??? Kelompoknya sesama Salafi berkehendak MEMANDIKANNYA ULANG KARENA TIDAK SESUAI DENGAN AJARAN SALAFI !!!
    Ane tau, Kalian orang Salafi menolak suatu kebiasaan yang lazim disebut “yasinan”.
    That’s Ok. No Problemo. Thats your Bussiness.
    Tapi tidak usahlah menghujat kebiasaan ini sbg bid’ah ato apalah. APA SALAHNYA ORANG BACA YASIN ???
    Bisa jadi benar, doa Yasin yang dibacakan orang2 sekampung saat seseorang meninggal, tak kan sampai kepada Allah SWT karena tak ada hubungan apa-apa antara si mayit dan masyarakat sekitar. Hanya doa anak-anaknyalah yang bisa. Tapi kita hidup dalam tatanan sosial yang kalian ( SALAFI ) tidak bisa serta merta memaksakan kebiasaan Salafi , kepada tatanan Sosial yang ada.
    Mungkin Salafi mendoktrin dengan keras, kebiasaan yang ane contohkan diatas sebagai haram.
    Walahualam…
    Sungguh, ane berkomentar panjang lebar begini bukan karena ane membenci ente , orang2 Salafi. Ente saudara ane juga sesama Islam ( kalo ente sudi ). Saya hanya tdk suka dengan cara2 kalian.
    Sebagai tambahan, Ane juga kagak kenal ( demi ALLAH !!! ) sama sodara Wak Somad. Gak ada untungnya buat ane ngebela bela Wak Somad. Ane cuma melihat, dan gak suka seorang Islam digoblog-goblog kin, sama orang Islam lainnya, yang merasa lebih pintar dan meraa lebih ilmiah !!!
    Ane hanya ingin melihat , orang Salafi lebih santun, agar orang lain yang TIDAK SEPINTAR orang2 Salafi menjadi tertarik belajar Islam dengan Salafi. Betul begitu ???
    Agar kalian gak bosen baca tulisan ane, sedikit banyak ane tau Salafi sejak Zaman kuliah di UGM dulu sekitar taon 87. Macem2 pengajian pernah ane ikutin ada Islam Jamah, Islam Watu Telu (pernah Denger ??? ) dan Islam2 lainnya. HANYA SEKEDAR INGIN TAU dan baru skitar 2 ato 3 taon belakangan ini Kakak kandung ane juga sudah menjadi SALAFI MANIA seperti kalian orang2 Salafi. Sekarang ini dia menjadi lebih cinta kepada kelompoknya yang Salafi daripada kepada sodara2 kandungnya. Dan kamipun Kakak beradik selalu di BID’AH- BID’AH kan tentang segala sesuatu.
    Sekali lagi, Ane kagak bela siapa2. Cuma ane sedikit kasih kabar buat sodara2 Salafiah, bahwa di Arab sendiri orang2 arab yang ASLI ARAB ( bukan arab hadrowi ), nggak seperti kalian tuh…??? Padahal kalo boleh dibilang mereka itu “OWNER” nya Islam. Tapi mereka dalam menjalankan Islam kayaknya biasa2 saja. Sholat juga lima kali sehari. Dibulan Romadhlon mereka puasa. Membayar zakat. kalo mati mereka DIKUBUR TANPA NISAN, (Kalian ( Salafi ) juga begitu nggak ???)
    Sekedar gambaran tentang ane, ane hanyalah seseorang yang mengaku Islam tapi masih tipis iman. Belom bisa meninggalkan yang haram2. Ane masih bergaul sama dunia perbankan (karena Butuh ! ) , masih mendapatkan nafkah dengan cara komisi, yang tentunya, haram juga kan ???
    Akhir kata, Marilah kita jalankan ke Islaman kita yang (gayanya) Ukhuwah. Percayalah, bahwa yang menilai segala sesuatunya adalah Allah SWT. BUKAN SUATU GOLONGAN !!!
    Sudah. Mau Sholat Jum’at.

  63. irf Berkata:

    Mungkin sebaiknya kita Tanya dulu abdulsomad ttg apa itu salaf?salafy?Manhaj salaf?

    MANHAJ SALAF adalah Suatu istilah untuk sebuah jalan yang terang lagi mudah, yang telah ditempuh oleh para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tabi’in dan tabi’ut tabi’in di dalam memahami dienul Islam yang dibawa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Seorang yang mengikuti manhaj salaf ini disebut dengan Salafi atau As Salafi, jamaknya Salafiyyun atau As Salafiyyun. Al Imam Adz Dzahabi berkata: “As Salafi adalah sebutan bagi siapa saja yang berada di atas manhaj salaf.” (Siyar A’lamin Nubala 6/21).

    Lho lalu mungkin seseorang bertanya kenapa mesti wajib mengikuti mereka:
    Karena mereka adalah orang-orang yang hidup di jaman Rasullullah Shallallahu Alaihi Wassalam mengerti benar maksud dari hadist yang dikeluarkan,asbabun nuzulnya(sebab turunnya) ayat Al-Quran,mereka terpercaya lagi jujur,mereka telah dijamin oleh Allah masuk syurga,mereka generasi terbaik umat ini,apabila mereka ingin bertanya mintanya langsung Rasullullah Shallallahu Alaihi Wassalam,meminta nasehat langsung ke Rasullullah Shallallahu Alaihi Wassalam. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
    “Dan orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) dari kalangan Muhajirin dan Anshar, serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, mereka kekal abadi di dalamnya. Itulah kesuksesan yang agung.” (At-Taubah: 100). Jadi semestinya wajib kita mengikuti mereka.
    Adapun hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah sebagai berikut:

    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
    “Sesungguhnya barang siapa di antara kalian yang hidup sepeninggalku nanti maka ia akan melihat perselisihan yang banyak. Oleh karena itu wajib bagi kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku, dan sunnah Al Khulafa’ Ar Rasyidin yang terbimbing, berpeganglah erat-erat dengannya dan gigitlah ia dengan gigi-gigi geraham…” (Shahih, HR Abu Dawud, At Tirmidzi, Ad Darimi, Ibnu Majah dan lainnya dari sahabat Al ‘Irbadh bin Sariyah. Lihat Irwa’ul Ghalil, hadits no. 2455).

    Lalu mungkin kita bertanya lagi ,itu khan jaman dulu,zaman sekarang udah jamannya berubah!!!!Nach kita jawab :”Apakah Allah tdk mengetahui apa yang terjadi di masa akan datang ,dimana di suatu zaman akan begini,akan begitu…sehingga ajaran islam untuk satu zaman atau satu masa saja????
    dan Allah nyatakan sebagai agama yang diridhai-Nya:
    الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيْتُ لَكُمُ اْلإِسْلاَمَ دِيْنًا
    “Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian.” (Al-Maidah: 3)

    Dalam ayat yang mulia di atas, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan bahwa agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seluruh manusia adalah agama yang sempurna, mencakup seluruh perkara yang cocok diterapkan di setiap zaman, setiap tempat dan setiap umat. Islam adalah agama yang sarat dengan ilmu, kemudahan, keadilan dan kebaikan. Islam adalah pedoman hidup yang jelas, sempurna dan lurus untuk seluruh bidang kehidupan.

    Masalah Ghibah:

    Kapan Boleh Mengghibah
    Al-Imam An-Nawawi berkata: “Ghibah dibolehkan dengan tujuan syariat yang tidak mungkin mencapai tujuan tersebut melainkan dengannya.”

    Dibolehkah ghibah pada enam perkara:
    1. Ketika terdzalimi.
    2. Meminta bantuan untuk menghilangkan kemungkaran.
    3. Meminta fatwa.
    4. Memperingatkan kaum muslimin dari sebuah kejahatan atau untuk menasihati mereka.
    5. Ketika seseorang menampakkan kefasikannya.
    6. Memanggil seseorang yang dia terkenal dengan nama itu.
    (Riyadhus Shalihin, bab “Apa-apa yang Diperbolehkan untuk Ghibah”)

    Ya mungkin saudara abdul somad tdk membaca secara terperinci situs asy-syariah.com secara menyeluruh sehingga penilaannya hanya berdasarkan logika semata,tidak ilmiah berdasar kepada Al-Quran dan As-Sunnah.

    Trus saya mau Tanya kepada Abdulsomad:
    Klo ada saudara kita sayangi yang bertanya kepada kamu ttg kesesatan suatu kaum.golongan,maka apa yang akan kamu katakan kepada saudara tersebut, kejelekan dari kaum tersebut atau kebaikannya.dari golongan tsb. Supaya orang tersebut mengerti benar apa kesesatan kaum tersebut sehingga tidak terjerumus kedalamnya.
    Misalnya seseorang bertanya ttg abu jahal ,syiah,khawarij apa yang kamu katakan kepada mereka?????

    Lalu para ulama Ahlusunnah Wal Jamaah (kita telah kenal mereka adalah ulama-ulama bermanhaj salaf dimana mereka sejak umur 10 tahun telah menghapal Al-Quran,mengabdikan seluruh hidupnya untuk islam,menghabiskan waktunya untuk beribadah dan menuntut ilmu, mereka telah menulis berbagi kitab,membongkar kesesatan-kesesatan kelopok sesat agar umat tidak terjerumus,bahkan dari mereka telah menghapal 3 ratus ribu hadist beserta sanadnya sehingga mereka ada yang dijuluki muhaddist,fatwa-fatwa mereka dipakai oleh seluruh umat muslim di dunia dan bukan hanya suatu Negara dan ,mereka berjihad pula.)mereka telah kita sekarang memperingati kaum muslimin dari bahaya kesesatan yang membelenggu umat dalam rangka amar maruf nahi mungkar tanggapan kamu apa?
    Yang pastinya ulama-ulama tdk akan mengeluarkan fatwa tanpa pertimbangan Al-Quran dan hadist berdasarkan pemahaman para sahabat dengan lautan ilmu yang mereka punya.

    Ya mungkin itu yang bisa saya sampaikan sebagai “tholibul ilmi”segala kesalahan datangnya dari saya dan benarnya datangnya dari Allah.
    Kami mendoakan semoga umat muslim seluruh dunia bersatu dalam pemahaman yang diridhai oleh Allah Subhana Wataala.

  64. watonist Berkata:

    bagi siapa saja yang bisa “mendengar” :)
    mungkin perlu kita renungkan bersama kata-kata ini …

    bukanlah orang yang kuat mereka-mereka yang memukul orang sekali langsung mati, tetapi mereka-mereka yang dipukul berkali-kali dan nggak mati, itulah sebenarnya kekuatan …

  65. irf Berkata:

    @kucing genit
    Assalamualikum warahamtullahi wabarokatu
    Persatuan yang bagaimana sich yang dianjurkan islam????
    http://www.asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=118

  66. Death Berry Inc. Berkata:

    just comment

  67. Death Berry Inc. Berkata:

    just comment

  68. Death Berry Inc. Berkata:

    Siyal. Hattrick. Maaf, yang diatas produk gagal.

    Ini yang benar…
    ————————-
    ——————————
    ———————————-
    —————————————-
    ———————————————
    ————————————————-
    —————————————————–

    Sebenarnya saya bingung dengan Bapak antosalafy, dan para Abu – abu lainnya…

    1. Sebenarnya, untuk apa anda membuat jawaban yang berputar – putar seperti itu…? Pakai EYD ditambah dengan bahasa arab yang dilatinkan, ditambah Bhs. inggris juga. Saya berpikir anda seperti plin – plan dan tidak konsisten. (Sebenarnya saya agak ragu anda warga negara Indonesia apa bukan… :mrgreen: ), tapi lihatlah wak Abdulsomad. Dia hanya menggunakan bahasa Indonesia, dengan sedikit bahasa arab yang sebenarnya mudah dimengerti (karena kita sudah kenal baik). Saya jadi menebak – nebak tujuan anda…

    a. Membuyarkan maksud aslinya dan menaburkannya, hingga tujuan anda tercapai. Sama seperti ketika anda menulis artikel, mencoba mengaburkan apa yang jelas terlihat.
    b. Berniat membuat hoax. Kurang yakin sih. :D
    c. Menuhankan ayat. OK. Saya bukan menuhankan logika, tapi gaya saya yang mencoba membuka akal sehat saya didasari oleh prinsip, “In God I Trust.”

    2. Anda mencoba memaksakan kehendak anda secara…Tertulis. Yang saya lihat. Seperti ketika anda mencoba memaksakan Paus masuk Islam. OK, saya Muslim. Tapi saya yakin, dari apa yang saya lihat, sebenarnya Islam itu bukan agama yang memaksakan, seperti yang pernah dikatakan nabi muhammad SAW.

    Saya bingung anda masuk Islam ‘yang mana’…. :mrgreen:

    3. Anda membuat pernyataan sana – sini, seperti enyahkan TV dari rumah kalian, tapi kenapa anda membuat blog….??? Saya yakin bahwa sebenarnya internet JAUH lebih rawan untuk media dewasa ketimbang TV, yang notabene dilindungi oleh pihak yang sangat ‘kokoh’. Mengapa anda malah melarang media yang lebih kecil…? Apakah anda mencoba membuat bangsa ini bodoh dengan membuat para penikmat berita akan diberi azab masuk neraka…?

    4. Saya belum tahu apakah anda sudah melakukannya atau belum, namun jangan pernah memamerkan status anda sebagai ulama yang hebat. Anda tahu, sebagai contoh, cyber-police yang bertugas mengamankan jagad web ini salah satunya adalah Hacker, yang keberadaannya selalu dicemooh oleh orang banyak karena dianggap pencuri data.

    Nah, bukankah anda sudah dikalahkan oleh wak Abdulsomad yang notabene hanyalah seorang marbod mesjid…? :mrgreen:

    —————

    Untuk Wak Somad….

    OK. Anda pernah bilang bahwa anda adalah seorang marbod mesjid, sedangkan yang saya tahu biasanya pekerjaan seperti yang anda lakukan itu akan direndahkan oleh kalangan ‘ulama seperti itu’. Tapi bertahanlah, saya menghargai usaha anda. Saya kira anda yang paling benar disini.

  69. Abu Aqil Al-Atsy Berkata:

    Buat aja biografi Wak Dulsomad. bagus tu…!!!
    (Out Topic ni yeee)

  70. antosalafy Berkata:

    @Heri Setiawan
    Malulah hanya kepada Allah, akhi. Bagaimana mungkin Anda menghalalkan foto dan gambar bernyawa, sedangkan itu semua diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Kemudian, di sini mau Anda membuat kerja sama dalam hal-hal yang disepakati, dan toleransi terhadap apa yang berselisih.

    @Herianto
    Janganlah ambil bagian dalam kesesatan, Mas. Bertaqwalah kepada Allah dan takutlah terhadap siksa-Nya. Kullu bid’atin dhalallah, wa kullu dhalallatin finnaar.

    @ Death Berry Inc.
    Kami tidak perlu bantah Anda–hai ~Desainer kesurupan– karena percuma dan buang-buang waktu kami. Semoga cepat sembuh kesurupannya. Pantesnya diruqyah aja ya.

    @Wak Abdul Somad
    Kami cukupkan sampai di sini karena memang Anda tidak bisa berpikir, karena mungkin kebanyakan khuruj. Akhirnya, malah Anda ini cerita pengalaman pribadi dan keluarga Anda karena kalah hujjah. Menampilkan sisi lain biar disanjung dan naik pamor. Tapi itu percuma di mata kami karena tidak akan menipu kami akan kesesatan kelompok Anda. Allahu yahdikum. Wallahu musta’an wa ilallahi musytaka

    @Kucing Genit
    Carilah mangsa tikus di got saja, nggak usah ikut-ikut menyalakan kompor.

    @temen-temen salafy dan yang akalnya sehat
    Ikhwah, sebaiknya sudahi saja dan jangan dilayani lebih lanjut mereka ini. Sudah tidak mau mendegarkan nasihat, nanti esmosi terus main kroyokan dan adu otot, kebiasaan lama kaum juhala.

  71. Death Berry Inc. Berkata:

    @antosalafy

    …Atau kehabisan kata – kata..? :mrgreen:

  72. Amd Berkata:

    Dan ad hominem kembali muncul, trik lama nan basi!

  73. Kucing Genit Berkata:

    @irf
    Walaikum salam warohmatulohi wabarokatu,
    Ane agak enggan menjawab pertanyaan anda. Mohon maaf.

    @ANTOSALAFI
    anda kehabisan kata-kata. Anda tidak mampu meng counter tulisan ane. Bisa jadi anda lebih hebat dalam beragama daripada ane. Tapi ane percaya, Allah semata yang berhak mengakimi ane. BUKAN KALIAN ORANG-ORANG SALAFI. Ane kagak perlu nyalain kompor. karena ane gak butuh itu. Ane ngomong apa adanya.
    Akui saja, KALIAN CUMA BISA NGOMONG PROVOKATIF DENGAN MENUKILKAN BUKU-BUKU YANG KALIAN BACA DAN DISKUSIKAN DENGAN KELOMPOK KALIAN !!!
    Kegiatan anda sebagai makhluk sosial kepada masyarakat ADALAH NOL BESAR !!!
    Anda sudah berkeluarga, saudara Antosalafi ?? Apabila sudah, Apakah isteri anda juga menganggur dirumah, karena wanita tak boleh bekerja ???
    Lalu, saking phobianya anda dengan kehidupan dunia ini yang serba penuh maksiat, aurat terbuka sana sini, haram ada dimana mana, lalu apa yang anda kerjakan ???
    Dimana anda bekerja dengan keadaan dunia yang sudah seperti sekarang ini ???
    Jangan2 anda sama dengan kakak ipar saya yang ( maaf ) MOKONDO.
    Saya sarankan kepada anda ( Salafiah ), rekrutlah orang2 kaya untuk belajar salafiah. Mereka orang2 yang takut mati. Kemudian, cucilah otak mereka. katakan, bahwa harta mereka tak ada arti didunia ini, kumpulkanlah uang banyak2 dari mereka, kemudian belilah sebuah pulau, dan hiduplah kalian disana bersama kelompok kalian.
    Disana anda tak perlu kesal karena tak ada jamaah tabligh, jamaah ndableg, jamah sontoloyo, ato apapun kalian menyebut muslim2 diluar Salafi.
    Dipulau itu Anda ( Salafi ) bisa hidup tenang, tanpa televisi, Radio, Koran,
    Anda ( Salafi ) juga gak perlu sibuk berfoto-foto untuk bikin KTP. ( kalian gak suka difoto, kan ? ) Anda gak perlu juga sibuk bikin postingan ato berdebat di blog macem sekarang ini.
    Saudara antosalafi, ane ngga perlu bakar2 kompor. Anda sendiri yang provokatif membuat postingan yang menghujat. Anda sendiri yang sibuk menggoblog goblog kan muslim lainnya. Ane sudah pernah berhadapan langsung dengan kalian dalam jumlah besar, dalam sebuah hajatan, dan kalian ternyata nggak ada apa-apanya !!!
    Kalian cuma sibuk provokasi dalam Blog, yang orang nggak tau siapa sebenarnya anda !!!
    MENTAL DAN NYALI ANDA TIDAK LEBIH BESAR DARI TIKUS GOT !!!

  74. akoedw Berkata:

    salamualaikum,
    absen dulu,
    sempat kaget kok sama nama blognya hampir sam dengan nama yang finyatakan w***t kemarin, tapi lupakan lah, yang pennting kan contentnya

  75. Shelling Ford Berkata:

    Death Berry Inc.:::
    desainer kesurupan?
    WOOOAAAAHHHHH…!!!
    BANTAAAAIIIIIIIII!!!!!!!!!

    WAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA…

  76. Shelling Ford Berkata:

    MENTAL DAN NYALI ANDA TIDAK LEBIH BESAR DARI TIKUS GOT !!!
    aku jadi inget lagunya iwa k.
    ehehehehehehehehehe…

  77. Marilah : Saatnya Kita Bersyukur « Sebuah Perjalanan Berkata:

    [...] . Resapi ucapan syukur dan  semoga kita juga menjadi orang yang bersyukur, wahai mahluk yang sedang berebut benar  , yang sudah berpikir mau menikah  , yang hendak melancong  , yang  sedang berserah diri  , [...]

  78. Saya Tahu, Membuat Game itu Sulit « Chaos_Region.html Berkata:

    [...] bercampur - campur. Bisa dibilang, jenuh. Tiap hari kerjaan-nya begini dan begitu. Berada di belantara jenggot [...]

  79. romeltea Berkata:

    Setahu saya dari para ulama dan literatur keislaman:
    1. Fanatisme hizbiyah adalah hal paling berbahaya dalam dakwah karena potensial memecah-belah umat Isam.
    2. Rasulullah bersabda dalam riwayat Bukhari: saling mencaci (konflik, bermusuhan) sesama Muslim adalah satu-satunya hal yang dapat membinasakan umat Islam.
    3. Merasa paling benar, atau menyalahkan orang lain, dapat menjerumuskan kita bada syirik; kebenaran mutlak milik Allah Swt.
    4. Mari bersikap layaknya sebagai saudara; dalam ikatan ukhuwah Islamiyah.
    5. Kalo ada perselisihan, lakukan dialog tertutup antar pimpinan, jangan sampai libatkan umat.
    Terimakasih.

  80. abdulsomad Berkata:

    Assalamualaikum wr wb … boeat semua
    Buat yang menentang, buat yang mendukung, buat yang menonton

    Kesimpulan sementara (menurut hawa nafsu saya) dari dialog yang mendekati chaos ini, bahwa masing-masing golongan, kelompok, firqoh yang berargument pada dasarnya ingin menonjolkan kehebatan metode masing-masing dalam usaha memajukan dan mengamalkan agama secara sempurna dan ingin agar Agama Islam ini diamalkan menurut cara Rosulullaah SAW dan para Sahabat.

    Masing masing kelompok ini punya metode dalam MENGUSAHAKAN AGAMA.

    Kesimpulan pertama adalah :
    MEMPROMOSIKAN METODE USAHA UNTUK MEMAJUKAN AGAMA ISLAM DAN MENGAMALKAN AGAMA ISLAM INI SECARA BETUL MENURUT CARA YANG DIAJARKAN DAN DICONTOHKAN OLEH ROSULULLAAH SAW.(mohon koreksi kalau salah)

    Mas antosalafy dengan manhaj salafynya dan saya wakdulSomad dengan metode Tabligh, yang keliling kampung menenteng kompor.

    Setiap pabrik menghasilkan product tentunya, setiap usaha tentu menghasilkan hasil usaha sebagai mana pohon yang ditanam tentu menghasilkan buah.

    Pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik pula, usaha yang baik akan menghasilkan product yang baik pula tentunya.

    Berdasarkan pengalaman kami dilapangan selama ini, Manhaj salafy dengan usaha nya telah menghasilkan manusia2 yang ber-Iman, Taat, penuntut Ilmu yang ulet, berakhlak baik, DA’I yang sabar dan Tawadu’.

    Ini pengalaman kami ketika khuruj di daerah Bondowoso, selama kami ITIKAF di Mesjid, mereka mendampingi kami ber-TABLIGH, mengantar kami berSilaturahmi ke Pemuka Mesjid, Pemuka Kampung. Mereka juga berbagi MUZAKAROH ILMU dengan kami, mengajarkan ADAB, seperti Adab ISTINJA, Adab ITIKAF di Mesjid, Adab MAKAN, Adab TIDUR dan berbagai Muzakaroh Ta’lim lainnya. Termasuk membahas AT-TAUBAH Ayat.100.

    Karena itu saya sedikit terkejut ketika di arena Bloghosphere ada Ikhwan yang membuat postingan sedikit berbeda dengan keadaan ikhwan salafy dilapangan.

    Karena itu HIMBAUAN kami (rekan2 TABLIGH) buat rekan salafy yang ada di blogosphere (benar gak sih ejaannya). Maksud USAHA kita ini adalah menghasilkan product bermutu, buah yang baik.

    Membaca Comment-comment rekan rekan salafy dalam dialog ini membuat hati miris. Inikah BUAH YANG DIHASILKAN MANHAJ SALAFY?…

    Inikah yang diinginkan pendahulu-pendahulu (SALAF)

    Saya bukan orang ber-ILMU, saya orang bodoh, karena itu di dalam kehidupan beragama di kampung saya saya cuma dapat jabatan MARBOTH, walau pendidikan saya di “dunia” saya punya tittle Master Bisnis, pendidikan ini tak ada apa apanya di hadapan ALLAH.

    Terus terang saja anak-anak saya yang dalam usia belia telah menjadi Hafiz dan menghabiskan masa kanak kanak mereka untuk AGAMA bukan didikan saya. Mereka di didik oleh kakek nya dengan metode TABLIGH. (Kalau mau nya saya mereka dulu saya jadiken Insinyur).

    Sekedar himbauan, yang dilihat masyarakat luar bukan ILMU yang tinggi dan hebat, bukan sholat ratusan Rokaat. Tetapi BUAH yang manis yang baik.
    MU’ASYAROH dan MUAMALAH yang baik,

    karena itu…
    jangan lagi tengok kiri kanan, atau buang comment kiri kanan, maju terus
    usaha antum ini bukan untuk orang lain, tapi untuk antum sendiri
    keberhasilannya bukan semakin banyak orang yg ikut manhaj salaf, bukan semakin banyak yang membenarkan dan mendukung manhaj salaf

    Barometer keberhasilan nya adalah sejauh mana KEYAKINAN kita kepada ALLAH semakin kuat, IBADAH kita semakin sempurna, dan MU’ASYARAH serta MUAMALAH semakin baik. dan terakhir, buahnya adalah AKHLAK kita di mata masyarakat semain baik.

    Tgl 3,4,5 Agustus, akan ada pertemuan TABLIGH di pantai Karnaval ANCOL , JAKARTA, silahkan datang, silahkan saksikan.

    Kalau disana ada BID’AH mohon koreksi, begitu juga kalau ada KEBAIKAN silahkan sampaikan kepada saudara saudara lain.

  81. bat man Berkata:

    ha ha ha ha hhhaaaaaassssssssyiiiiiiiiiiiiiiiiiiik!!!!!!!!!!!!
    kapan majunya kalian?
    [salam kampret]

  82. Abu Aqil Al-Atsy Berkata:

    Na’am, Pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik (Mulai berfilsafat Ni..???)

    Hendaknya hujjah2 itu dengan AlQuran dan Assunnah, serta ATSAR sahabat dan tauladan para salaful ummat.

    إياكم وأصحاب الرأي فإنهم أعداء السنة أعيتهم الأحاديث أن يحفظوها فقالوا بالرأي فضلوا وأضلـوا ” رواه ابن أبي شيبه.
    Hati-hatilah kalian dari Ahli filsafat, karena mereka adalah musuh penentang sunnah. mereka berat untuk menghafal hadits, maka mereka pun berkata sesuai Aqalnya (berfilsafat) yang menyebabkan mereka sesat dan menyesatkan. [HR. Abi Syaibah]

    Waspadalah, waspadalah …..!!!!

  83. danalingga Berkata:

    hem…jadi menggunakan akal pun haram nih? :lol:

  84. the23wind Berkata:

    makin heboh aja yach, kapan niy umat bisa bersatu?

  85. Produk Gagal « wak AbduLSomad Berkata:

    [...] Assalamualaikum wr wb; Salam ini untuk semua………… Diskusi perdebatan yang hampir mendekati chaos ini memang sebaiknya diakhiri saja, percuma, buang buang energi. Karena Abu-abu ini bukan salafy [...]

Komentar telah ditutup