Assalamualaykum
Pagi tadi, selepas musyawarah pagi, dzikir dan sholat isroq di Mesjid, wakdul Somad hanya mapir sebentar di rumah, mengganti setelan sarung dan baju koko nya dengan celana ngatung dan baju kaos.
Tak sempat sarapan dan minum kopi, wakdul Somad langsung berjalan menuju ke bagian belakang rumah, ke kandang kerbau.
Kesibukan ngeblog, ditambah cucu yang bertugas mengurus kerbau pindah Maqomi ke negara tetangga, membuat kandang ini dan penghuninya menjadi tak terurus.
Hari ini seharian wakdul Somad akan membersihkan kediaman makhluk makhluk yang tak punya masalah dan selalu gembira dan bahagia ini.
Ya.. kerbau! kerbau memang salah satu makhluk ciptaan ALLAH Subhaanahu Wataala yang paling tidak punya masalah. Rezeki melimpah, makanan dan minuman selalu tersedia, mau mandi dimandikan, mau tidur dibuatkan perapian untuk menghangatkan badan dan mengusir nyamuk. Mau kawin? dikawinkan, dan hebat nya kerbau kerbau ini boleh kawin dengan kerbau mana saja, boleh kawin dengan anaknya atau ibunya sekalipun. Begitulah kerbau…. dia boleh melakukan sex bebas dan berkelakuan porno tanpa malu malu…
Ketika kerbau mati tak ada yang meratapi. Tapi yang paling penting adalah, ketika seekor kerbau mati, disembelih, dagingnya dimakan manusia, maka selesai sudah urusan nya. Kerbau tak akan dibangkitkan di Alam Berikutnya, di Akherat! kerbau tak akan dihisab dan tak akan dimintai pertanggungjawaban atas amal perbuatannya selama di dunia.
Berbeda dengan saya, gumam hati kecil wakdul Somad, saya manusia, saya akan mati, saya akan dibangkitkan di Akherat, akan dihisab, akan dimintai pertanggungjawaban atas amal dan perbuatan saya selama di dunia.
Beruntunglah engkau wahai kerbau, sedang aku, Abdusshomad, aku yang tercipta dari setetes air yang hina ini, akan melalui perjalanan Maha Panjang, aku harus melalui Alam Kubur, Alam Mahsyar, Alam Syiroth, Alam Mizan dan akan sampai ke ujung perjalanan yang juga kekal tanpa kesudahan yaitu Surga atau Neraka.
Pagi ini, sambil membersihkan kandang kerbau yang kotor, wakdul Somad juga merasakan bahwa hatinya mulai dimasuki kotoran kotoran. Astaghfirullaah…
Kotoran hati…….
Kotoran didalam hati sangat berbahaya, karena kadang kadang pemiliknya tak menyadari bahwa hatinya sedang dalam keadaan kotor, namun tanda tanda hati sedang kotor bisa tampak dalam prilaku dan sifat sehari hari. Malas beribadah, malas bersilaturahmi, malas tilawat Al-Quran, mulai menuntut pengorbanan orang lain dari pada pengorbanan diri sendiri, selalu ingin menang sendiri…..
Kotoran kandang kerbau lebih mudah dibersihkan, karena terlihat oleh mata dan tercium oleh hidung. Tetapi bagaimana dengan Kotoran Hati? Dengki, Hasad, Sombong, Takabur, Riyak, Ujub …. Astaghfirullaah.


November 24, 2007 pukul 7:40 am |
Jadi wak bener-bener nih… ngebersihin hati kerbau… atau hati blogger…
November 24, 2007 pukul 7:50 am |
Assalamualaikum wr wb
@Agorsiloku
Iya nich.. kaya nya mulai banyak kotoran
ma kasih udah mampir, lama ga berkunjung, mosting terus ya?
November 25, 2007 pukul 9:02 am |
Bagi dong tips ngebersihin hatinya wak
November 26, 2007 pukul 2:57 am |
assalamualaykum
ini comment pertama saya di bloghospere wak
November 26, 2007 pukul 3:48 am |
Postingnya bagus Wak, tapi trekbeknya itu loh… Gak nahan!!
November 26, 2007 pukul 12:00 pm |
Assalamualaykum
Sekali OOT tetep OOT, namanya juga udah kakek kakek….
Desember 3, 2007 pukul 1:48 am |
mari bersih-bersih hati….salam kenal.
Desember 17, 2007 pukul 6:56 am |
Negara Tetangga-nya disebalah mana Wak? mungkin bisa ketemu sama cucunya Wak Somad nih
Desember 18, 2007 pukul 2:44 am |
Ooo.. disitu tho, mungkin bisa ketemuan lah.
Wak, jangan ikut2an ghibah, ‘ntar jontor
)