Tanda Tanda Kehancuran Islam (part 1)

Assalamualaikum wr wb…

Agama Tinggal Dongengan dan Cerita ( Kritik atas Novel ayat ayat Cinta yang di Filmkan)

Berita akan dibuatnya sebuah dongengan tentang segolongan masyarakat yang berangan angan mengamalkan agama Islam secara sempurna? yang seharus nya menjadi berita duka cita bagi Ummat Islam, malah ditanggapi sebagian golongan dengan sangat antusias, salah satunya seperti di postingan ini, juga disini, dan disini.

Bahkan oleh sebagian besar Ummat Islam Indonesia sendiri ada kecenderungan bahwa Fenomena ini dianggap sebagai suatu kemajuan? suatu yang membangun? bagi perkembangan Islam.

Astaghfirullaah…

Padahal ini adalah pertanda awal kehancuran Islam yang sesungguhnya.

Ketika amal amal Agama tinggal menjadi cerita, tinggal menjadi dongengan, Agama Islam di dunia dan di Indonesia khususnya sebetulnya sudah tinggal puing puing nya saja, sudah seperti buih dilaut, jumlahnya banyak tetapi tidak ada kekuatan apa apa. tak ada daya. lemah…..

Islam dihancurkan oleh Kaum Kuffar bukan dengan mengirim tentara bersenjata lengkap, lalu menghancurkan mesjid. Tetapi Ummat Islam dihancurkan dengan merusakkan moral dan akidah nya melalui tontonan Film dan music.
Sedikit pun tak ada kebaikan dalam Film ini, apalagi Dakwah??? Astaghfirullaah…

Dan Film ini bukan Film tentang Islam, tetapi dongeng tentang orang yg bermimpi mengamalkan Islam menurut maunya sendiri, menurut nafsunya, bukan menurut As-Sunnah, bukan menurut cara yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Rasulullah Saw.

20 Tanggapan ke “Tanda Tanda Kehancuran Islam (part 1)”

  1. Ram-Ram Muhammad Berkata:

    Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
    Wak… gimana sehat
    *peluk-peleuk wakdul*

    Halah… saya agak OOT soal Ayat-Ayat Cinta, gak pernah baca novelnya, dan gak tertarik lihat filmnya…

    Kalau benar film ini seperti yang Wak katakan, saya tentu ikut kecewa, bersedih dan berduka

    waalaikum salaam
    peluk juga kang Ram Ram
    sori neh kang, saya sekarang lagi di kampung
    jadi mohon maklum kalo jarang ngeposting
    memang lebih baik ndak baca itu buku, kang. apalagi nonton.

  2. aRuL Berkata:

    pandangan orang berbeda2 tentang ayat-ayat cinta.
    walau kisah yang disajikan dalam ayat2 cinta terlalu sempurna, tapi memberikan pembangun jiwa untuk mengamalkan agama Islam.

    semoga….

  3. bsw Berkata:

    Terus terang susah untuk memberikan penilaian, apalagi kalo belum membaca atau melihat filmnya.
    Bahkan film-nya sendiri bisa jadi berbeda dengan yang dibayangkan oleh pembaca bukunya (bisa jadi penulisnya sendiri).
    Spt kata aRul, pandangan orang bisa berbeda2. Mungkin itulah kenapa “blogging” bermanfaat. Saya bisa jadi tidak setuju dengan Wak Abdul Somad, tapi bagaimanapun ini adalah blognya Wak Abdul. Jadi sah2 saja kalo panjenengan punya pendapat demikian.
    Hmm…Tanda2 kehancuran Islam…judul yg bombastis memang (dan nyatanya saya memang tertarik jadinya…..)

    Film adalah kepurapuraan,
    sesuatu yg sifat nya berpura pura akan membahayakan pelakunya
    dan berpura pura dalam agama adalah sifat tercela, dan bisa digolongkan Munafiq…

  4. mariska Berkata:

    Terus terang saya termasuk yang selalu mencucurkan air mata saat baca buku ayat2 cinta. sama seperti ketika saya baca buku fatimah azzahra atau husain sang kesatria langit, juga buku2 tentang perjuangan rasulullah dan juga tentang kezuhudan sahabat dizaman dahulu. Pak Abdudusshamad tidak salah kalau berpendapat yang demikian itu. Namun saya juga mengerti pendapat saudara2 lain yang mengalami pengalaman spiritual seperti saya ketika membaca buku ayat2 cinta. Belakangan saya juga sedikit agak kurang setuju ketika buku ayat2 cinta yang bagus itu kemudian dibuat buku2 sempalan yang lain tak ubahnya buku davinci code. Juga ketika buku tersebut difilmkan sudah pasti dalam benak saya akan sangat mengecewakan dan jauh dari imajinasi dan pengaslaman spiritual saya. Hal tersebut hanya memberikan kesan eksploitasi dan mengejar keuntungan belaka. Meskipun demikian saya berharap baik yang membuat, menonton dan mengkritik semuanya dapat mengambil hikmah dari kejadian ini.
    wassalam

    Film adalah suatu wadah yg senantiasa mengundang kemaksiatan
    berkhalwat nya laki laki dan wanita yg bukan muhrim adalah Haram,
    walau cuma berdialog, apalagi bersentuhan.. astaghfirullaaahhh..
    menyajikan Islam dengan kemaksiatan sama saja seperti orang makan sambil buang air besar..

  5. Tedy Berkata:

    ayat2 cinta apaan sih?
    mode oon : on

    Mode oon :o f

  6. detnot Berkata:

    makin hari makin banyak yang menafsirkan agama sesuai dengan keinginannya sendiri2.

    entah ini menggembirakan atau sebuah berita duka wak :(

    ini adalah berita duka terbesar abad ini
    karena ini suatu tanda calon penghuni Nar menjadi semakin banyak

  7. a.koesmiadi Berkata:

    naah… sebenarnya kita sudah sadar dan tau kehebatan efek media. bukan hanya itu aja, coba lihat sinetron cerita cinta yg serba mewah, tayangan mistik yg mengatas namakan agama, liputan2 yg selalu mengekpose sisi negatif dan lebih parah lg disitus-situs internet bahkan ada beberapa situs yg mengatas namakan islam (palsu).
    sebagai umat islam jgn mau ketingglan dlm hal mmpelajari media…. nama islam sudah tercoreng oleh media, contohnya taangan mistik selalu ada ustad/kiayi yg brperan, apakah itu akan mnimbulkan dampak bahwa islam itu identik dgn mistik, selain itu jg tayangan tsb akan mnimbulkan pilihan alternativ dari yg tdk tahu jd tahu, misal orang susah akan mnemukan jln altrnativ untuk kaya setelah nonton tayangan itu yg bercerita betapa mudahnya jadi kaya dengan cara persunggihan dgn iblis.
    kemudian liputan selalu mengekspos sisi negatif, misal liputan para demonstran yg meneriakan “Allahuakbar” bknkah itu akan mnimbulkan image islam identik dgn huru hara? soalnya tidak jarang tapi selalu….lbh parah lg di situs2 intrnet entah itu sorg muslim lg gorok orang yg jlas dia gorok sambil mnyebut-nyebut nama Allah…blm lg isu teroris….
    waduuuh….ayoo islam harus sadar media dong, jaga image…kalo kita sadar dgn media knp tdk mmplajarinya dan memulihkan citra islam dgn media itu sendiri…kalo prlu bikin media islam sendiri! perang secara cerdas lewat media!
    ingat media adalkah senjata paling ampuh dijaman ini…..

  8. udienz Berkata:

    Kenepa kok antum menuliskan film AAC doang? kenapa tidak yang lain yang mungkin lebih parah dan lebih hebat kemurtadanya?
    kalo saya melihat antusias dari sutradaranya, saya beranggapan mas hanung punya niat baik, hanya saja dia tidak bisa mengungkapkan secara sempurna. dalam resume nya dia berkeinginan membuat film ISlami.
    Mungkin saja mas hanung salah dengan niatnya
    mungkin saja film itu kurang menggambarkan islam
    dan kenapa kita hanya memakinya?
    kenapa kita tidak membuat yang lebih ISLAMI menurut kita?
    apa salahnya kita menghargai Mas Hanung seraya berkata dengan sopan dan penuh hormat “mas hanung, filmnya bagus lho man, tapi di filmnya sepertinya kurang ini dan itu, coba deh kalo yang adegan itu diganti dengan ini?”
    otomatis mas hanung akan senang dan akan berubah, mungkin
    kalo saja kita langsung lawan mas hanung dan crewnya mesti dia dan kawan2 akan melawan juga, malah perang toh?

  9. iren Berkata:

    memang butuh perjuangan keras , pro dan kontra hingga menghasilkan sebuah karya seindah Ayat-ayat cinta….

  10. yang lemah iman Berkata:

    KITA SEBAGAI UMAT ISLAM HARUS SERING MEMBACA KISAH-KISAH PARA SAHABAT NABI MUHAMMAD SAW KARENA SEKARANG UMAT ISLAM BELUM ADA YANG TAHU SAHABAT NABI MUHAMMAD SAW ITU SIAPA ? MAKA KITA PERLU MENYAMPAIKANNYA BILA KITA SERING MEMBACANYA.

  11. Dosa Jariah « wak AbduLSomad Berkata:

    [...] terkait : 1. Tanda Tanda Kehancuran Islam (part 1) 2. Tanda Tanda Kehancuran Islam (part 2) 3. Pro Kontra Ayat Ayat Cinta 4. Upaya Hanung Bramantyo [...]

  12. ikhwan Berkata:

    wah film ini mantab bgt… dari segi popularitasnya n penggemarnya.

    Yah.. begitulah kemaksiatan, disukai kebanyakan manusia, Apalagi dibalut dgn istilah “Syari’at”.
    Lebih mending film porno, coz semua orang pada tau klo itu haram…

    gimana islam maju klo yg jadi tuntunan malah film Ayat2 cinta.
    Padahal ada kisah cinta yg jauh lebih hebat, yaitu cinta Rasulullah saw n para sahabat kpd Allah Azza Wa Jalla. dan juga kisah2 para salaf dalam membela agama ini…

  13. al faqir Berkata:

    salam..
    wak tau tdk, ada ribuan bahkan puluhan ribu remaja putra & putri
    di indonesia jadi lebih tertarik & ingin mengenal islam lebih jauh
    setelah mereka menonton film ini, menurut wak dul ini bagus/positif tdk?

    knp mereka tdk baca novelnya saja?
    mgkn krn mereka tdk terlalu suka membaca.
    disinilah salah satu manfaat dari film ini.
    memang ada juga madharatnya, & itu hrs kita tinggalkan sambil tak lupa memperbaikinya, & ambil yg bermanfaat darinya.
    wak pun tau, tiada yg sempurna kecuali Dia yg maha sempurna..

    saya mau tanya, sejauh ini ada brp ribu ummat yg telah wak dul beri ‘perantara’ hidayah kpd mereka?

    wallahu a’lam..

  14. hamba yg berlumur dosa Berkata:

    salam..
    wak dul, klo jaman skr mengikuti dakwah jaman nabi, apa bisa menyentuh hati orang2 jaman sekarang? saya ga blg dakwah spt nabi itu salah, tp kurang tepat kalo dipakai di jaman skr..

  15. wong2ateis Berkata:

    salamat tinggal islam…

  16. awam Berkata:

    kembalilah kepada kitabullah dan assunnah..maka islam akan kembali berjaya!

  17. coolman Berkata:

    Silahkan anda mempelajari islam dengan mengunjungi situs di bawah ini :

    http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/

    Disitus ini ada dialog tentang pengupasan Islam secara detil, termasuk ayat2 alquran bahasa arab yg sebagian besar belum dipahami oleh umat islam sendiri.

  18. why did chicken cross the road? Berkata:

    islam akan hancur dengan sendirinya karena ulah umatnya sendiri, lihat negri jajahan islam, persia(iran),turki,irak,mesir,dll kebanyakan miskin (tertolong hanya dari sumber daya minyak) setelah dikuasai islam selama ratusan tahun, jgn sampai terjadi di indonesia

  19. ardi Berkata:

    iya..benar ini tanda-tanda kehancuran islam!!!!

    agama,sekarang telah dijadikan alat untuk mencari keuntungan ajah…!!!!dan yang paling parahnya agama islam saat ini telah dijadikan alat pembenaran segala bentuk penindasan dan penghisapan terhadap manusia satu dengan manusia yang lainnya!!!!

  20. keynes Berkata:

    agama bukan lah iptek jadi haruslah di beda in donk

Tinggalkan Balasan