Penyegaran
Assalamualaikum
Debat sia sia yag sempat melanda blog ini membuat rekan rekan yg dulunya akrab seperti enggan berkunjung.
Sekedar refreshing, memastikan apakah mereka masih hidup? apa sudah mati? masih setia? masih eksis apa sudah di suspend seperti blog neng xwomen ini dan si ben rizki?
Ini cuma link ke postingan terakhir mereka, semoga mereka mau berkunjung lagi kesini ….
bu Dokter
Gadis Palembang
Neng Chika
Islam Feminis
Retorika
Pak Shodiq Mustika
Kopral Geddoe
Mas gantenK
ToB BIL
Neng Grace
Pak Erander
Itik Kecil
Gadis Palembang
Neng Chika
Islam Feminis
Retorika
Pak Shodiq Mustika
Kopral Geddoe
Mas gantenK
ToB BIL
Neng Grace
Pak Erander
Itik Kecil
….. teknik lama melempar batu treckback he he he
kaburrr………………………………………………………………..
Tambahan biar rame
Diupdate 1 kali





Januari 30, 2008 pukul 10:24 am
Wak Somad, namaku bukan Musoddiq. (Ntar dikira pendiri Qiyadah al-Islamiyah?). Diralat, ya!
salam,
yang sedang bernafas,
M Shodiq Mustika
Januari 30, 2008 pukul 12:23 pm
Saya masih idup wak…. hihihihi
Januari 30, 2008 pukul 3:10 pm
Ah, namaku ga ada.
*pulang*
Januari 30, 2008 pukul 4:23 pm
Namaku juga gak ada
*pulang bersama pandu*
Januari 30, 2008 pukul 4:29 pm
manggil saya ya?
Januari 30, 2008 pukul 5:27 pm
@ Wak abdulsomad
sebenarnya sih pengen main kesini, cuman topik bahasanya terlalu rumit
ndak faham saia! Mau komen juga ndak tau mau komen apa
Hehehe : PERANG bikin kita makin BERSAHABAT bukan ?
Februari 1, 2008 pukul 5:08 pm
@ Wak abdulsomad
[diplomat mode : on]
menurut petunjuk bapak presiden …
setelah dilakukan negosiasi yang amat konstruktif…
telah diputuskan, bachwasanya pihak yang bersangkutan
tetap menutup blognya atas dasar kemanusiaan …
dan perdamaian di muka bumi ini …
[diplomat mode :off]
Saia sempet membujuk dia supaya nggak usah nutup blog lho!
tetapi ternyata dia tetep nutup blognya juga … ya udah biarin aza ….
Februari 2, 2008 pukul 2:42 am
@Retorika-1000DS
Seperti dihantui rasa takut yang luar biasa
bagus lah….
saya berharap dia lahir kembali dengan gaya penulisan yg arif dan lebih bersahabat
Februari 6, 2008 pukul 5:01 am
Assalamu’alaikum wr wb
Sepertinya ada yang manggil saya ya?? tapi link-nya keliru atau emang sengaja dikaitkan ke link yang ini .. http://itikkecil.wordpress.com/2008/01/29/katak-dalam-tempurung/ .. makanya saya ga terlalu yakin, kalo dipanggil sampeyan hehehe tapi gpp, saya malah senang di link seperti katak dalam tempurung.
Subhanallah .. sampeyan mengingat kan saya untuk tidak seperti katak dalam tempurung. Makanya, belakangan ini saya coba mengimbangkan postingan dan blogwalking serta banyak membaca buku-buku agama. Terima kasih atas sindirannya .. insya Allah saya akan berusaha untuk lebih baik lagi.
Mudah2an saya tidak jadi katak dalam tempurung lagi .. tapi jadi Pangeran katak yang tampan *halah*
Wa’alaikumsalam wr wb
Februari 6, 2008 pukul 7:04 am
@Erander
Kesalahan dibetul ken
maaf
he he he
Februari 6, 2008 pukul 7:32 am
Oohh .. salah toh wak??
Tapi gpp .. mungkin dengan cara itu - salah link - Allah ingin mengingatkan saya wak. Ma kasih ya wak.
Februari 6, 2008 pukul 7:52 am
@Erander
He he he
Postingan OOT
sekali lagi MaaB
tapi gimana pun juga kita memang perlu saling mengingatkan mas
Februari 6, 2008 pukul 8:07 am
Btul, Wak.
Ada saatnya kita berhenti mendebatkan hal sia-sia. Apalagi kalau berdakwah. Lama-lama orang bisa bosen. Mulut berbusa, kepala berurat, badan setrok tapi ga masuk surga juga. Sayang kan
Ya deh, nanti saya sering-sering maen ke sini lagi.
Februari 6, 2008 pukul 8:09 am
@Hariadhi
Assalamualaykum
Betol juga
terimakasih kunjungan nya
Februari 6, 2008 pukul 8:27 am
wak…. saya sering mampir. cuma gak pernah komen, soalnya gak ngerti mau komen apaan. bahasannya terlalu berat buat saya
Februari 7, 2008 pukul 4:26 am
[...] dari beberapa comment yang masuk pada postingan penyegaran, sepertinya lakon wakdul Somad memang sudah melenceng dari [...]
Februari 12, 2008 pukul 9:24 am
sebetulnya, kalo mo jujur, di neraka jahanam banyak loh yg seger-seger !
Februari 16, 2008 pukul 7:39 am
hehehhe… trekbek nya kurang banyak
chika donks.. mentrekbek sampe 100 orang