Ekspresi ( part satoe )

Februari 28, 2008

Assalamualaikum…

Kata ini sebetolnya asing bagi saya, tapi menjadi sedikit menarik setelah kata ini belakangan sering diucapkan oleh cucu perempuan wakdul somad, Nabila, yang baru ber umur 10 tahun itu. Kata kata ini sering diucapkannya ketika dia mulai memakai purdah (cadar) penutup wajah ketika dia keluar rumah. Karena ibu nya selalu mengingatkannya bahwa menutup aurat, memakai jilbab dan purdah, adalah ekspresi ketaatan seorang hamba kepada Khaliqnya, Tuhan NYA, ALLAH Subhaanahu Wataala..

Kata Ekspresi yang saya temukan dalam wikipedia cuma berkaitan dengan wajah, ekspresi wajah. Namun dari beberapa artikel yang saya baca kata ekspresi bisa juga diartikan sebagai ungkapan, atau bentuk ungkapan … mungkin?

Tapi dalam postingan ini saya bukan mau membahas arti kata ekspresi, saya cuma ingin membahas kata ekspresi yg berhubungan dengan cara, yakni cara postingan blogger wordpress, lebih pas nya cara blogger meng-ekspresi-kan diri melalui postingannya.

Saya mulai dari mas Rovicky yg lebih suka meng ekspresikan dirinya melalui postingan yang berhubungan dengan alam ghoib, lebih khusus nya ke soal gempa.
Lanjut ke Chika yg menyukai postingan animal, kucing, dan comic, Retorika yang menyukai motor besar. bukankah ini ekspresi ….?

Membaca sebagian Postingan dapat disimpulkan bahwa postingan tersebut berisi tentang ekspresi penulisnya, ungkapan rasa sang penulis, ungkapan kecintaan penulis terhadap sesuatu yg dicintainya? sesuatu yang ditulisnya? mungkinkah kesimpulan ini? bolehkah wakdulsomad berandai – andai….?

Saya lanjut ke Bu Dokter Evi, yang sering mempubilkasikan kecintaan nya pada telor asin penderita bibir sumbing, bisa kah saya artikan beliau mencintai para penderita bibir sumbing itu?

Mengikuti analogi diatas, lantas postingan Mahasiswa Ganteng ini boleh kah saya simpulkan sebagai ekspresi kecintaan nya yang tak kunjung sampai kepada Zaskia Adya Mecca?

Juga Bang Agorsiloku, dengan postingan Sains – InReligion, bolehkah saya kaitkan dengan kecintaannya? Ekspresinya kecintaan kepada Implementasi Teknologi di dalam Agama?

Itik Kecil dengan postingan ini mencoba mengekspresikan kecintaan kepada kota kelahirannya Palembang …??? benarkah analogi saya sementara ini???

Bersambung ……


Yang Ringan – Ringan

Februari 7, 2008

Assalamualaykum..

Telaah dari beberapa comment yang masuk pada postingan penyegaran, sepertinya lakon wakdul Somad memang sudah melenceng dari pakem.

Berujung pada sepinya hits kunjungan yang mungkin disebabkan keengganan rekan rekan untuk terlibat lebih jauh dalam debat sia sia yang melanda blog ini beberapa waktu yang lalu. Sehingga tamu tamu yang datang pun semakin sepi walau itu sekedar mampir melempar sampah guyon atau kelakar.

Berhubung saya belum ada niatan untuk mati membunuh karakter wakdul Somad, maka jalan terbaik adalah membersihkan blog ini dari postingan yang berat berat, kemudian memperbaiki bahasa postingan dan sekaligus membetulkan pola pikir? menghilangkan gaya postingan yg penuh prasangka dan mengolok olok.

Karena terasa begitu banyak dosa yang telah dibuat, di tahun baru ini rencana nya wakdul Somad ingin kembali ke yang ringan ringan saja, tetapi yg ringan dalam postingan, bukan ringan dalam amalan agama. Karena meringan ringankan amalan Agama adalah perkara yang berbahaya.

Pernah saya ditanya seorang ustadz, perkara apa yg saat ini paling berat tapi dianggap ringan oleh manusia. saya tak bisa jawab.

Kata beliau perkara itu adalah orang Islam meninggalkan sholat …. ringan???


Calon Mayat Berikut Nya 2

Februari 1, 2008

Assalamualaikum

Beberapa bulan lalu saya sempat membuat postingan, perihal mati terjungkal nya sebuah blog.

Awalnya blog ini begitu bergairah, bersemangat dan menjadi favorit wordpress, namun berakhir tragis dan sampai saat ini pun blog itu belum di kuburkan. kasihan juga sih…. he he he.

Kemaren ini, seiring dengan berita kematian salah satu tokoh central endonesia, mantan presiden, Bapak Soeharto (semoga ALLAh menerangi kuburnya, amien….).

Sebuah blog juga kembali dibunuh?, bunuh diri?, mati?, terjungkal…?

Blog yang kental dengan nuansa bid’ah ini ternyata berakhir tragis. Saya juga sempat membuat prediksi bahwa blog yang ditulis dengan niat memperbaiki orang lain atau mengkoreksi amal orang lain akan terjungkal, Frustrasi, Knock out, Karena tak kuat menahan pukulan ke muka sendiri.

Ternyata prediksi ini mendekati kebenaran (mudah mudahan).

Saya menunggu komentator berdatangan dengan berbagai celoteh nya, baik yang ikut andil membesarkannya, mau pun ikut ikuttan atau yang punya andil langsung dalam pembunuhan ini.

Berita Yang Mungkin??? Terkait :

Detik Detik Keputusan Anto “Dewo” Salafy
Jangan Mati Pada Hari Sabtu