IMAN Islam

Maret 26, 2008

Assalamualaikum wr wb

Postingan senada ini sebetul sudah saya muat disini, tetapi untuk mempertegas postingan sebelum ini, maka saya posting ulang lagi dengan beberapa updating disana sini, untuk kenyamanan memahaminya. penjelasan ini bukan untuk memaksakan pendapat pribadi saya. tapi bagaimana sama sama memahami. dan saya akan terus berusaha menjelaskan, sampai kapan? mungkin akan berlanjut sampai saya mati, sampai anak cucu saya, sampai hari kiamat, sampai semua sama sama memahami.

Postingan ini juga saya buat atas rasa prihatin atas kecenderungan Ummat akhir zaman yang terjebak dalam penggunaan akal (logika) yang tidak pada tempatnya.

Juga sebagai niat baik untuk menjawab kerisauan hati saudara saya, adik saya, yg jauh di Banjar Baru sana, juga yang di Cianjur sana, semoga bermanfaat.

—————————-

………………. Ummat manusia saat ini sering terjebak perasaan pintar pemberian ALLAH yang ada pada dirinya , merasa punya logika paling hebat, terjebak perasaan bahwa segala sesuatu ini terjadi karena dia pintar, karena dia yang punya logika, tidak ada campur tangan ALLAH padahal sesungguhnya keadaan Ummat saat ini jauh lebih bodoh, lebih jahiliyah, melebihi dari pada bodoh dan jahilnya Kaum Quraisy di zaman ketika Rasulullah Saw pertama kali mendakwahkan Islam. Dan manusia saat ini bahkan hampir berada pada derajat terendah mendekati hewan.

Diumpamakan orang orang kafir adalah seperti Handphone canggih tanpa kartu Chips, bentuk nya bagus, teknologinya mutakhir, tapi tak ada koneksi ke jaringan telepon. Handphone nya memang mahal tapi fungsi nya tak lebih dari sebuah calculator atau mainan biasa.

Ummat Islam sekarang ini seperti ini Handphone Butut yang memiliki kartu Chips, tapi tak punya pulsa, ada koneksi kejaringan, tapi tak bisa buat komunikasi apa apa, bahkan untuk mengirim 1(satu) SMS sekalipun.

Ummat Islam saat ini seperti orang tak punya pulsa tapi bergaya sedang menelepon, gaya nya seperti sedang menelepon sesuatu yang sangat penting, padahal cuma pura pura menelepon atau mendengar instruksi pengisian pulsa dari operator yang memang gratis ga perlu pulsa..


Ummat Islam saat ini seperti seorang anak muda yang sangat piawai dalam menulis SMS, pintar merangkai kata-kata manis dan indah untuk sang pacar, tetapi sayang SMS nya nyangkut di dalam out box, karena dikirim lewat handpone yang tak punya pulsa. Begitulah nasib Ummat Islam sekarang, kata kata dalam Doa dan Dzikir nya bagus bagus tetapi hakekat Doa dan Dzikir itu tidak naik kelangit. begitulah nasib Ummat Islam sekarang

Logika nya cerdas, tetapi IMAN nya lemah.

————————-

Begitulah bunyi Tausiah Kultum, yang dibawakan seorang ustadz beberapa saat sebelum Sholat Tarawih di Musholla Baitunnur, pada hari terakhir menjelang Romadhon berakhir.

Ustadz yang cerdas bisik hati saya…

Orang kafir secara dzahir memang sepertinya sukses, harta nya banyak, pendidikannya tinggi, menguasai teknologi, tapi di dalam hatinya nya tidak ada IMAN tidak ada Kalimat Mulia LAA ILAAHA ILLALLAAH.

Orang orang ini tak ada komunikasi dengan DZAT ALLAH…… ALLAH Subhaanahu Wata’ala (SWT), TUHAN MUHAMMAD Saw, TUHAN kita, TUHAN saya, TUHAN bapak-bapak, TUHAN Musa a.s.

Maka orang-orang ini sebetulnya tidak punya fungsi sama sekali di dunia ini. Tidak punya kekuatan apa apa, lemah, kosong…

Ummat Islam saat ini (beliau/penceramah menghususkan Ummat Islam Indonesia) walau pun Butut tapi masih punya koneksi ke jaringan telepon, karena di dalam hati mereka ada Kalimat Mulia, Kalimat Syahadat, yaitu kalimat LAA ILAAHA ILLALAAH, walaupun kalimat ini di dapat nya dari warisan orang tua (karena dilahirkan oleh orang tua Islam/Muslim).

Tapi jangan gembira dulu, Ummat Islam saat ini sudah Handphone nya butut tak punya pulsa pula. Diakui oleh ALLAH SWT sebagai hamba-NYA tetapi tak dapat berkomunikasi dengan ALLAH SWT. Tak ada kekuatan untuk membangun komunikasi dengan ALLAH SWT.

Seperti halnya Handphone tanpa pulsa, bisa nya cuma menerima panggilan saja, cuma bisa pasrah, itu pun kalo ada yang ingat nelepon, kalau tidak? kadang 2 sampai 3 hari tak ada dering panggilan masuk. Dicuekin….

Begitu juga keadaan Ummat Islam saat ini, tak ada kekuatan untuk membuat komunikasi, membuat koneksi kepada ALLAH, maka kepedulian ALLAH terhadap Ummat Islam sekarang pun sekedarnya saja. Bahkan cenderung seperti dibiarkan saja oleh ALLAH SWT, dicuekin..????

Dzkir dan Doa nya penuh kalimat yang bagus-bagus, panjang-panjang, dan keras-keras, tapi nasibnya sama seperti SMS tanpa pulsa tadi, Dzikir dan Doa ini tidak naik kelangit, tidak sampai kepada ALLAH, maka tidak dapat mengundang pertolongan ALLAH, karena tak ada pulsa.

IMAN adalah Pulsa bagi UMMAT ISLAM, semakin besar Pulsa yang terakumulasi dalam sebuah Handphone maka semakin banyak komunikasi yang dapat dibuat, begitu juga IMAN dalam Hati UMMAT ISLAM.

Semakin besar IMAN terakumulasi di dalam Hati maka semakin mudah dan kuat untuk membuat komunikasi dengan Dzat ALLAH.

Sebagaimana Handpone bila dia memiliki pulsa, tidak perlu dengan rangkaian SMS yang indah indah, satu kosa kata saja, karena ada pulsa, maka SMS itu terkirim. Begitu juga manusia bila dalam hatinya ada IMAN maka Doa dan Dzikir itu akan sampai kepada Dzat ALLAH, dan akan terjawab, Doa dan Dzikir itu segera dikabulkan.

Maka perkara yang sangat penting, urgent, mendesak bagi Ummat Islam saat ini adalah bagaimana mengusahakan IMAN? belajar IMAN?

Namun celakanya ummat Islam saat ini terjebak (terpenjara) dalam pembangunan logika saja, mempercanggih Handpone nya tetapi melupakan kartu chips nya. melupakan pembangunan koneksi jaringan. Melupakan pembangunan IMAN yang akan membuat koneksi dengan Tuhan nya, ALLAH Subhanahu wataala…

Karena kekuatan Ummat Islam ada pada IMAN nya, walau dia cuma tamat SD kalau IMAN nya betul dan sempurna maka dia akan kuat, karena ada pertolongan ALLAH dalam setiap gerak langkahnya.

Sebaliknya walau dia seorang profesor, tetapi dalam hatinya tidak ada IMAN maka dia akan lemah, karena dia bekerja hanya mengandalkan otaknya saja, logika nya saja, mak agerak langkahnya tidak mendapatkan pertolongan ALLAH.

Kelihatannya aja dia kuat, namun dia seperti fatamorgana, karena sesungguhnya dia lemah, kekuatannya SEMU.

Maka jadilah Ummat Islam saat ini seperti orang gila? bagaimana tidak, orang yang pura pura menelepon dengan telepon tanpa pulsa? atau sengaja memaksa nelepon walau pulsa nya kosong, apa bukan orang bodoh? jahiliyah? orang gila?

Ummat ini juga melupakan 1 hal yang paling menentukan dalam kehidupan nya, dan paling bernilai melebihi Logika nya, perkara itu bernama …. PETUNJUK

Tembusan

untuk SyahbaL, Landy, ariss_, bang Aip, dobelden, deking, fertob, cabe rawit, Retorika, achoey, Zal, DJ Norie, amed, deteksi, aba Horyza, abee Ayang, kang tutuR, 4j4x, manusia super, Ibnu Abdul Muis, Rozy, herianto, heri setiawan, Ged doe CopraL, mad Syair, Hery Syafrial, Haitan Rakhman, agorsiloku, santri buntet, Mujahid alam maya, telmark


Ciri Ciri Orang Ber — IMAN (IMAN ISLAM)

Maret 24, 2008

Assalamualaikum..

Prihatin terhadap sinis nya tanggapan Ummat Islam sendiri saat ini terhadap solusi AGAMA dalam menyelesaikan permasalahan dunia dan akherat dan juga untuk mempertegas maksud pada postingan sebelum ini, maka saya coba tambahkan sedikit lagi apa sih ciri ciri orang ber – IMAN itu.

Sementara penafsiran kawan kawan blogger sendiri tentang orang ber IMAN saat ini memang menyedihkan sekali, tengoklah penafsiran Bung GUH praset ini, atau bung Retorika disini .

Orang ber -IMAN sebetulnya adalah memang orang orang yang kecanduan Agama, orang orang yang mempunyai tingkat Religius yang tinggi, namun apa daya kenyataan yang kita lihat saat ini, orang orang yang “konon” ber IMAN ini? berulah anarkhis, menakutkan.

Berdasarkan Muzakaroh yang pernah saya melalui orang orang yang faham soal agama Islam (orang A’lim), ada empat Kriteria orang ber -IMAN :

1. Ibadah
Orang ber IMAN akan selalu disibukkan dengan ibadah, seperti sholat berjemaah di mesjid 5 waktu, sholat sunnat di rumah nya, sibuk berdzikir dan ber Tilawat Al-Quran.
2. Mua’malah
Orang Ber IMAn akan ber Muamalah, berniaga, berusaha mencari nafkah, bekerja dengan cara cara yang diridhoi oleh ALLAH, dan niat usahanya ini adalah untuk mendukung dirinya agar senantiasa taat kepada perintah ALLAH.
3. Mua’syaroh
Orang ber IMAN akan ber Muasyaroh, bergaul dengan saudara nya atau temannya dengan lemah lembut (mahabbah), memperlakukan semua makhluk ciptaan ALLAH dengan kasih sayang.
4. Akhlaq
Puncak orang ber IMAN adalah Akhlaq nya, tingkah lakunya, dia akan menjadi orang yang menyenangkan, diterima dalam pergaulan dimana pun baik sesama Muslim mau pun dengan sesama ummat lainnya.

Adapun definisi definisi yang sempat dilontarkan oleh bung guhPraset, bung retorika, bung faridh, tentang orang ber IMAN dan ber Agama kayaknya tidak seperti itu koq, saya berani mendebat, itu bukan definisi yang benar tentang orang ber IMAN, walau pun KTP nya, atau pengakuannya berdasar KTP dia ber IMAN, itu sebetulnya cuma keliahatan nya saja atau sepertinya saja ber IMAN.

Bukan salah mereka membuat definisi seperti itu, karena orang orang dengan Kualitas IMAN prima dan sempurna memang sulit ditemukan saat ini, orang orang dengan kualitas IMAN sempurna adalah orang orang terdahulu seperti yang ALLAH maksud dalam Surat At-Taubah ayat 100 “Generasi pertama dari kalangan shahabat Muhajirin dan Ashor serta orang-orang yang mengikuti jejak langkah mereka dengan baik, Allah ridla kepada mereka dan merekapun ridla kepada-Nya”.. Mereka adalah Sahabat – sahabat Nabi Muhammad saw.

Kira nya orang orang ini pantas kita jadikan contoh, ditengah krisis keyakinan kita, ditengah hilangnya keyakinan kita akan solusi dahsyat yang ditawarkan oleh kekuatan AGAMA dan IMAN.

Dan Alhamdulillah, atas izin ALLAH jua, ditengah suasana ummat yang sedang kehilangan arah ini kami sekeluarga sedang belajar mencontoh orang orang ini, dan kami akan terus bertahan dengan keyakinan seperti ini Insya ALLAH, sampai mati …. sampai anak cucu…. sampai kiamat….

Dan kami menawarkan untuk berbagi, bagaimana menjalani semua ini…….

Tembusan ;
Untuk ariss_, DB, landy, agorsiloku, luthFi
*) Diupdate 1 kali


Orang Ber — IMAN

Maret 22, 2008

Assalamualaikum…

Beberapa postingan tentang Agama, Iman, Religius, akhir akhir ini banyak di lounching oleh kawan kawan blogger, termasuk postingan ini, walaupun mengaku bukan postingan agama tetapi tetap saja isinya berhubungan dengan Agama.

Postingan ini sekedar menjelaskan apa arti IMAN sesungguhnya.

Di Dunia ini tidak ada perkara yg tidak punya hubungan dengan Agama, karena semua isi dunia, termasuk aspek kehidupan manusia, kehidupan binatang, hewan, keadaan alam di kontrol oleh Agama.

Lantas kalau aspek kehidupan seseorang tak mau dikontrol oleh Agama, mau dikontrol oleh siapa? atau siapa yg mengontrol? dirinya sendiri? apa daya seorang manusia? menggerakkan kelopak matanya saja dia tak punya kemampuan.

Atau coba suruh manusia paling hebat atau seorang profesor yang paling pintar di dunia ini untuk menciptakan sebelah saja sayap nyamuk, bisa tidak?

Agama adalah hukum ALLAH yang berlaku mutlak pada semua makhluk, tak pandang siapa pun, karena ALLAH adalah AL-Kholiq, Yang Maha Menciptakan, AL-Malik Yang Maha Mengatur, AR-Rozieq yang Memberi Rezeki.

bahkan Mengetikkan huruf demi huruf pada keyboard hingga timbul tulisan pada blog ini pun juga atas izin ALLAH.

Seluruh aspek kehidupan manusia di intervensi oleh ALLAH, diatur ALLAH dan Orang yang mengakui adanya campur tangan ALLAH, intervensi ALLAH, ketentuan ALLAH, takdir ALLAH dalam kehidupannya itulah orang berIMAN.

*) tulisan ini di posting untuk mengingatkan sahabat saya

**) Diupdate 1 kali


Kapan Iman memerlukan Logika? — (Part satoe..)

Maret 11, 2008

Assalamualaikum…

Saya memang selalu tertarik dengan bahasan yang berhubungan dengan Iman, dengan Keyakinan.

Keyakinan manusia saat ini, Iman manusia saat ini, sungguh sedang dalam keadaan rusak.

Manusia saat ini ber-Keyakinan (ber-IMAN) bahwa dia akan bahagia bila dikelilingi oleh kebendaan, bila disekitarnya banyak benda benda, seperti uang, rumah, mobil, kecantikan, dan segala macam benda.

Iman (Keyakinan) seperti ini adalah Iman yang salah yang (bathil), dan apabila manusia mati dengan Iman seperti ini, maka dia akan celaka.

Padahal sesungguhnya Kebahagiaan manusia telah ditetapkan oleh Tuhan nya, Dzat Yang Maha Menciptakan manusia, ALLAH Subhaanahuu wataala. Bahwa manusia hanya akan bahagia bila dia dekat dengan Tuhan nya, bila dia dekat dengan ALLAH, mau Taat kepada perintah ALLAH dan mau menghindari larangan larangan ALLAH.

Pada tahapan ini Iman memang masih memerlukan LOGIKA…..

Bersambung


Usaha Jamaah ini sesat?

Maret 4, 2008

Assalamualaikum

Kematian saudara kita bung Gito Rollies, bukan saja Insya ALLAH menjadi asbab Hidayah, tetapi sekaligus juga menghadirkan banyak pelajaran, betapa kita menjadi semakin Yakin, semakin meng-IMAN-i, bahwa yg dibawa ke alam berikutnya cuma Iman dan Amal.

Harta, pangkat, jabatan ketenaran, popularitas ternyata tak ada manfaat apa apa, tak berlaku di alam akherat, tak bisa membantu banyak ketika maut menjemput, tak bisa menjamin apa apa ketika Alam Kubur menyambut.

Kesempurnaan Iman dan Amal yang dicapai bung Gito, bukanlah dengan cuma cuma, tapi dengan usaha, dengan pengorbanan, mujahadah yg disertai keikhlasan.

Hidayah ini ALLAH berikan kepada beliau sejak beliau mulai menyibukkan diri dengan usaha dakwah, bertabligh (menjadi Karkun) dari lorong ke lorong, kampung ke kampung, dari kota ke kota, negara ke negara sejak sekitar tahun1998.

Beliau mulai belajar usaha Dakwah, Usaha mentablighkan Agama, usaha yg pernah dibuat Nabi Muhammad Saw dan Sahabat sekitar 1400 tahun lalu, dengan meluangkan waktu selama 4 bulan di India Pakistan dan Bangladesh, tempat dimana usaha Nubuwah, usaha Nabi, dihidupkan kembali.

Sampai akhir nya ALLAH Subhaanahuwataala menjemput orang baik ini saat sedang khuruj (Keluar di jalan ALLAH untuk belajar Dakwah) untuk masa 40 hari ke Padang, Sumatera Barat.

Kematian yang menjemput beliau adalah kematian yang diidam idam kan oleh banyak orang, mati dengan ucapan terakhir kalimat LAA ILAA HA ILLALLAAH….

Karena Rosulullah bersabda, “barang siapa di akhir hayatnya dapat mengucapkan kalimat LAA ILAA HA ILLALLAAH maka wajib baginya surga”.

Lantas … masih mungkinkah? masih pantas kah? Usaha yg diikuti bung Gito ini, yang berhasil menghantar beliau pada kematian yang Insya ALLAH nyaris sempurna? dikatakan sebagai usaha yang Sesat, Bid’ah, dan segala macam hujatan busuk lainnya?

Masyaaa ALLAH……


Iman tidak selalu dengan Logika

Maret 4, 2008

Assalamualaikum

Postingan ini saya buat sebagai tambahan comment yg mungkin akan terlalu panjang dan tak terbaca kalau saya buat di postingan bung farid ini, khususnya saya terkesan pada penggalan postingan yg berbunyi :

……. Orang yang modalnya cuma iman. Hasilnya adalah fanatisme buta, membungkus nafsu binatang dalam diri dengan pembenaran agama, hadis/ucapan pemuka agama/orang yang dianggap suci dan disakralkan, berikut ayat ayat kutipan dari kitab suci. Mencaci, menghujat, mengkafirkan. Hingga membantai sesama manusia dengan alasan agama demi mengejar janji surga.

Perkara IMAN adalah perkara BESAR, perkara Serius, bukan perkara main main, karena apabila manusia mati tidak membawa Iman dia akan celaka selama lamanya di dunia mau pun di akherat.

Manusia yang paling faham dalam perkara Iman adalah para Ambiya dan para Nabi, termasuklah juga di dalam nya penghulu para nabi, Nabi Muhammad shollallaahualaihi wassalam.

Manusia yg ber-Iman akan terlihat dalam implemantasinya dalam Amal, Amal Sholeh, tidak benar bila manusia yg ber IMAN akan menjadi seperti dalam block quote di atas, baik dengan logika maupun tanpa logika, justru manusia yg disebut seperti itu adalah manusia yg tidak ber-Iman.

Manusia yg ber-Iman adalah manusia yang mempunyai sifat Yakin yang sempurna Kepada ALLAH, dia akan yakin bahwa ALLAH Yang Maha Menciptakan, ALLAH Yang Maha Memelihara, ALLAH Yang Memberi Rezeki.

Manusia yg ber-Iman akan mempuyai Sifat Taat kepada perintah ALLAH, akan mempunyai Sifat Sabar dan Mahabah, kasih sayang kepada semua makhluk ciptaan ALLAH.

Untuk menjadi manusia ber-Iman tidak selalu memerlukan LOGIKA, dan orang dengan IMAN yang sempurna justru mengabaikan Logika.

Tengoklah Sahabat Abu Bakar r.a, sahabat Rosul yg memiliki Iman Sempurna, ketika sampai pada beliau berita tentang perjalanan Nabi Muhammad ke Masjidil Aqsho yang dilakukan dalam satu malam, beliau langsung percaya, langsung meYAKIN-i, langsung meng-IMAN-i.

Beliau tak gunakan Logika, tak minta penjelasan Logis? bagaimana itu bisa terjadi di jaman belum ada kendaraan cepat seperti sekarang ini.

Iman adalah KEYAKINAN, dan tak memerlukan LOGIKA, Iman adalah Sifat Yakin akan ADA NYA ALLAH, Yakin akan Kekuatan ALLAH, Kehebatan ALLAH.

Tengoklah 313 Ahlul Bad’r yg minim perbekalan, minim persenjataan tetapi, dengan Iman nya yg sempurna berani menghadapi 1.000 tentara Quraish dengan persenjataan lengkap.

Tengoklah Sahabat Zaid bin Haritsah r.a, Ja’far bin Abu Thalib, Abdullah bin Rawahah r.a, tak memerlukan alasan logis ketika membawa 3.000 tentara untuk menghadapi 100.000 tentara Heraclius dalam Perang Mu’tah.

Tengoklah Sahabat Khalid bin Walid r.a cuma butuh 60 orang untuk menghadapi 60.000 tentara Arab Badui bayaran Romawi.

Dan yg paling penting …..

…… fanatisme buta, membungkus nafsu binatang dalam diri dengan pembenaran agama, hadis/ucapan pemuka agama/orang yang dianggap suci dan disakralkan, berikut ayat ayat kutipan dari kitab suci. Mencaci, menghujat, mengkafirkan. Hingga membantai sesama manusia dengan alasan agama demi mengejar janji surga.

Ini bukan sifat org ber IMAN, baik dengan logika maupun tanpa logika.

Dan Kalimat dibawah ini

Orang yang modalnya cuma iman. dst dst dst

Kalau bisa, jangan lagi ditambah embel embel, karena cukup dgn Modal Iman saja manusia akan selamat dunia dan akherat . . . . baik dengan Logika maupun tanpa logika.

Dan orang yg terakhir masuk surga, dengan IMAN sebesar biji sawi, akan mendapatkan kerajaan di surga seluas 10 kali dunia, tanpa persyaratan harus memiliki logika.

Justru dengan pendidikan Iman lah sahabat Rasulullah yg dulu nya seperti binatang itu malah menjadi kekasih kekasih ALLAH…

Mohon koreksi bila saya salah …

Dan saya mengundang diskusi bersama bapak bapak berikut ini (mohon bagi maaf yg tak sempat masuk di track beck)

*) Diupdate 1 kali


Gito Rollies, meninggal di jalan ALLAH

Maret 2, 2008

Assalamualaikum,

Gito Rollies, akhirnya meninggal bukan sebagai penyanyi Rock, tapi beliau meninggal sebagai sebagai syuhada, syahid, sebagai Da’i, terhormat, meninggal dunia ketika sedang keluar dijalan ALLAH untuk berdakwah (khuruj Fi Sabilillaah), Alhamdulillaaah…

Ketika penyakit beliau kambuh, yang menyebabkannya meninggal dunia, beliau sedang bergerak di Padang, Sumatera Barat, bersama 1 jamaah yang dikirim dari mesjid jami kebun jeruk jakarta, untuk mendakwahkan agama, Agama Islam.

Disaksikan banyak kawan kawan dekat, di akhir hayat nya beliau berhasil mengucapkan Laa ILaaha Illallaah…

Sukses bung  gito, selamat menikmati amal kebaikan anda di akherat sana yg kekal dan abadi…

berita yg mungkin terkait :

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: “Gito Rollies Meninggal Dunia”

In Memoriam Gito Rollies

Gito Rollies Tutup Usia

Gito Rollies Meninggal Dunia

*) Di Update 1 kali


Dosa Jariah

Maret 1, 2008

Assalamualaikum

Kasihan…

Katanya sih bikin film untuk dakwah? ada ada aja, tapi gak tau yang di dakwahkan ini agama yg dibawa nabi yg mana? nabi apa? nabi siapa?

Menurut sutradaranya sih dia bikin film ingin/untuk memajukan Islam? namun sesungguhnya film ini bukan untuk memajukan Islam, tapi ingin menghancurkan Islam dan film ini sesungguhnya akan menuai bencana.

Dosa jariah atas brodcast kemaksiatan pada film ini akan terus berlanjut selama film ini tidak di hapus atau dimusnahkan, dan akan dinikmati ditanggung oleh banyak pihak sampai hari kiamat … mulai dari kang abik, sebagai penulis, hanung bramantyo sebagai sutradara, penerbit, pencetak buku, production house, juga semua crew yg terlibat mulai dari penulisan buku sampai dalam pembuatan film .. Astaghfirullaah…

Sungguh kasihan …..

Tulisan terkait :
1. Tanda Tanda Kehancuran Islam (part 1)
2. Tanda Tanda Kehancuran Islam (part 2)
3. Pro Kontra Ayat Ayat Cinta
4. Upaya Hanung Bramantyo Membumikan Cerita Ayat-ayat Cinta
5. Ayat-ayat cinta (komen-ikut-ikutan)
6. Film Ayat-Ayat Cinta : Dipuja dan Dibajak!
7. Film Ayat-Ayat Cinta = Buruk!
8. AYAT AYAT CINTA (AAC) THE MOVIE MENGECEWAKAN
9. Ayat-ayat Cinta: Sabar dan Ikhlas, Itu Islam!
10. [copypaste]Film Ayat-Ayat Cinta Lebih Berbahaya dari Film Maksiat?

*)Diupdate 1 kali


Hantu …. @#..>-?

Maret 1, 2008

Assalamualaikum…
Hantu, sepengetahuan saya adalah sejenis mahluk imaginer yang sering disounding oleh para ibu ibu untuk mentakut-takuti anaknya, ketika sang anak nakal atau sang anak tak mau disuruh tidur…

Demikian gencarnya sang ibu menakuti anak nya dengan hantu, maka jadilah hantu populer dimata anak anak sebagai makhluk menakutkan, menyeramkan dan berbagai macam kesan angker lainnya

Hantu dalam bayangan anak anak identik dengan orang mati yang hidup lagi tetapi sebagai makhluk lain yang menakutkan…

Hantu dalam pengertian orang dewasa (orang endonesia) lebih identik dengan orang yang telah mati tetapi berbangkit sebagai makhluk lain yang menyeramkan, menakutkan …

Dalam Agama Islam sendiri sebetulnya tak ada hantu, dan tak ada manusia yang mati bisa bangkit ke dunia lagi, apalagi menjelma menjadi makhluk lain yang bergelar hantu….

———————

Dalam dunia Blogger, adanya nya pe-blog (apa sih istilah yang pas untuk menyebut petulis blog) mematikan, menutup atau membunuh blognya seperti wak Tajib disini, Wadehel disini dan Pramur disini, antosalafy disini dan Ade Disini, tapi kemudian bangkit lagi bolehkah disebut hantuu….???

… tapi … kalau dalam dunia blog yg serba mungkin ini, ternyata nanti mereka memang benar benar ada yang bangkit (hidup lagi) semoga mereka tidak menjadi makhluk yang menakuitkan…

Mohon klarifikasi sebagian kawan kawan yg terindikasi telah ikut andil membunuh itu blog… he h e h e …

Postingan Yang memang tidak terkait :

1. Tersangka Utama Yang sedang terkena Musibah
2. PenJual Mobil Edan
3. Serangan Fajar ???
4. Ahadith Dan Najd
5. orang pintar VS orang bodoh.
ho ho ho…. kaburr….*